Dilantik Waka BGN Baru, Trenggono Pilih Mundur Dari TNI
- 09 Jun 2026 07:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mayjen TNI Trenggono resmi mengundurkan diri dari TNI setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menyetujui pengunduran diri Trenggono yang diajukan pada 3 Juni 2026.
- BGN menyebut pengalaman teritorial Trenggono dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono resmi mengundurkan diri dari dinas militer setelah ditunjuk mengisi jabatan strategis di lembaga tersebut. Pengunduran diri Trenggono telah mendapat persetujuan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
"Pengunduran diri Mayjen Trenggono sudah disetujui," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dalam pernyataannya, Senin, 8 Juni 2026. Saat ini proses administrasi kepegawaian tengah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Nas, Trenggono mengajukan pengunduran diri dari TNI pada Rabu, 3 Juni 2026. "Administrasi kepegawaian berjalan sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.
Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN, Trenggono menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia juga dikenal memiliki pengalaman di bidang teritorial selama bertugas di lingkungan TNI.
Pengumuman penunjukan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN disampaikan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang pada Kamis, 4 Juni 2026. Menurut Nanik, kehadiran unsur militer diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Kenapa ada (unsur militer)? Nanti ada kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial," kata Nanik.
Selain Trenggono, BGN juga memperkenalkan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN. Agustina sebelumnya menjabat Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Nanik menjelaskan Agustina akan memperkuat aspek pengawasan dan tata kelola lembaga. Pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang audit dan pengawasan dinilai penting untuk mendukung akuntabilitas pelaksanaan program MBG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....