Vox Point Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital

  • 05 Jun 2026 22:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Vox Point Indonesia merayakan hari jadinya yang kesepuluh di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri RRI, Jumat, 5 Juni 2026. P
  • Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, menilai usia sepuluh tahun sangat bermakna

RRI.CO.ID, Jakarta - Vox Point Indonesia merayakan hari jadinya yang kesepuluh di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri RRI, Jumat, 5 Juni 2026. Perayaan berlangsung melalui Ekaristi sebagai ungkapan syukur atas perjalanan organisasi sejak 2016.

Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, menilai usia sepuluh tahun sangat bermakna. Momentum ini menjadi refleksi tanggung jawab pelayanan kaum awam Katolik.

Menurut Handojo, Ekaristi selalu menjadi bagian penting perayaan organisasi. Tradisi itu dilakukan sebagai bentuk syukur atas pertambahan usia.

“Perayaan Ekaristi wajib kami lakukan setiap tahun sebagai ucapan syukur. Ini bentuk syukur atas perjalanan Vox Point Indonesia,” kata Handojo.

Ia bersyukur organisasi terus berkembang dan berkontribusi. Kontribusi diberikan bagi Gereja Katolik dan bangsa Indonesia.

Handojo menyebut pendidikan sosial, politik, dan kebangsaan menjadi fokus utama. Bidang tersebut dinilai penting bagi penguatan peran umat.

Ia menegaskan kehadiran Vox Point merupakan panggilan kaum awam Katolik. Mereka didorong terlibat aktif dalam kehidupan publik.

Menurutnya, organisasi berupaya menjadi ruang kaderisasi dan pengabdian. Tujuannya membangun masyarakat yang adil dan bermartabat.

“Para Voxian diutus menyucikan tata dunia melalui berbagai bidang pengabdian. Tugas itu mencakup sosial, politik, pendidikan, dan ekonomi,” ujarnya.

Handojo juga mengajak seluruh anggota menjaga integritas organisasi. Soliditas dinilai penting untuk menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.

“Mari jadikan Vox Point komunitas yang solid dan berintegritas. Komunitas yang menginspirasi iman Katolik dan semangat kebangsaan,” katanya.

Perayaan Ekaristi dipimpin Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr Antonius Subianto Bunjamin. Kegiatan turut didampingi RD Agustinus Heri Wibowo.

Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, juga menghadiri acara tersebut. Kehadirannya menambah semarak peringatan satu dekade organisasi.

Dalam rangkaian kegiatan, Vox Point melantik pengurus 10 DPD. Pelantikan menjadi bagian konsolidasi organisasi di berbagai daerah.

DPD yang dilantik berasal dari sejumlah provinsi Indonesia. Termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Papua Barat Daya dan Papua Selatan.

Selain pelantikan, organisasi meluncurkan program digital storytelling. Program terdiri atas kanal Kisah Santo bersama Ki Petrus.

Kanal lainnya bernama Cerita Rakyat Nyi Dayat. Keduanya ditujukan memperkuat literasi dan karakter anak Indonesia.

Kisah Santo bersama Ki Petrus menghadirkan cerita tokoh kudus Katolik. Formatnya dibuat sederhana dan mudah dipahami keluarga.

Sementara Cerita Rakyat Nyi Dayat mengangkat kisah dari berbagai daerah. Program itu merawat budaya dan kearifan lokal Indonesia.

Program digital tersebut digagas Wakil Ketua Umum Vox Point, Indra Charismiadji. Ia dikenal sebagai pemerhati pendidikan nasional.

“Anak-anak kita hidup di ruang digital. Ruang itu harus diisi cerita yang membangun karakter,” kata Indra.

Menurut Indra, cerita memiliki peran penting bagi kecerdasan anak. Karena itu, konten pendidikan harus hadir melalui platform digital.

Ia menilai media digital memperluas akses terhadap cerita bermutu. Jangkauannya lebih cepat, luas, dan terjangkau bagi keluarga.

Rangkaian HUT ke-10 ini menegaskan komitmen pelayanan publik organisasi. Vox Point ingin hadir bagi Gereja, masyarakat, dan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....