MBG Potensi Buka 3 Juta Lapangan Kerja, Presiden: Uang Beredar di Desa Sangat Besar

  • 04 Jun 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menyebut Program Makan Bergizi Gratis berpotensi menciptakan hingga 3 juta lapangan kerja.
  • Operasional 30 ribu dapur MBG diyakini mampu menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan pendapatan petani.
  • Keberhasilan MBG dinilai akan memperbesar perputaran uang di desa dan memperkuat ekonomi lokal.

RRI.CO.ID, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Menurut Presiden, program tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi hingga ke tingkat desa.

Presiden menjelaskan potensi tersebut akan terwujud apabila seluruh jaringan dapur MBG dapat beroperasi secara optimal di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan program tersebut mampu menjangkau lebih dari 80 juta penerima manfaat.

"Kalau nanti program ini berjalan di puncaknya, kita bisa memberi makan 83 sampai 85 juta orang. Dengan 30 ribu dapur berjalan dengan benar dan baik, kita bisa menghasilkan 3 juta lapangan kerja," kata Presiden saat menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul, Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut Presiden, jumlah tersebut terdiri dari sekitar 1,5 juta pekerjaan formal yang tercipta langsung dari operasional program. Sementara 1,5 juta pekerjaan lainnya diperkirakan muncul dari aktivitas ekonomi di pedesaan.

Presiden Prabowo menilai keberhasilan MBG akan memberikan dampak berantai terhadap perekonomian desa. "Uang yang beredar di desa akan sangat besar," ujar Presiden.

Presiden mengatakan petani akan memperoleh manfaat langsung karena hasil produksi mereka memiliki pasar yang lebih pasti. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan pendapatan dan memperoleh kepastian penyerapan hasil panen.

"Petani-petani akan meningkat penghasilannya. Dia bisa mendapat suatu jaminan produknya, hasil keringatnya bisa diserap dan dibeli," kata Presiden.

Selain dukungan terhadap petani, Presiden juga menekankan pentingnya peran para penggerak dan mitra MBG dalam menyukseskan program tersebut. Menurut Presiden, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga kualitas pelaksana di lapangan.

Presiden mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk membantu pengelolaan dapur MBG di berbagai daerah. "Kita telah mendidik, merekrut, dan menggembleng saudara untuk memimpin dan mengelola dapur-dapur tersebut," ujar Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....