Tinjau Kualitas Makanan MBG, Presiden: kalau Saya Mau Datang, Jangan Diberitahu
- 04 Jun 2026 14:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo memuji kualitas menu MBG yang disajikan saat kunjungannya ke salah satu sekolah.
- Prabowo menilai nasi dalam menu MBG memiliki cita rasa yang baik dan tidak kalah dengan restoran Jepang.
- Presiden meminta kunjungan evaluasi ke dapur MBG dilakukan tanpa pemberitahuan agar kualitas layanan dapat dinilai secara objektif.
RRI.CO.ID, Bogor - Presiden Prabowo Subianto memuji kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan saat kunjungannya ke salah satu sekolah. Menurutnya, makanan yang disiapkan memiliki cita rasa yang baik dan memenuhi standar yang diharapkan.
Presiden mengaku sempat mencicipi langsung menu MBG bersama motivator internasional Tony Robbins. Keduanya makan bersama para siswa di salah satu sekolah yang telah menjalankan program tersebut.
"Dan kemarin saya dan Pak Tony Robbins ini ikut makan di salah satu sekolah. Ini dapur yang salah satu terbaik," kata Presiden Prabowo dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul, Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurut Presiden, makanan yang disajikan memiliki kualitas baik, terutama nasi yang dinilainya pulen dan lezat. Presiden bahkan berkelakar bahwa rasa nasi tersebut tidak kalah dengan yang disajikan di restoran Jepang.
"Saya akui nasinya enak, pulen. Enggak kalah sama restoran Jepang," ujar Presiden.
Meski demikian, Presiden sempat berseloroh bahwa kualitas makanan tersebut mungkin dipengaruhi informasi mengenai kunjungannya ke lokasi. Kepala Negara meminta agar kunjungan serupa ke depan dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
"Coba Kepala BIN adakan penyelidikan. Lain kali kalau saya datang, jangan diberitahu saya mau datang," ucap Presiden yang disambut tawa peserta.
Selain nasi, Presiden juga memuji lauk dan sayur yang disajikan kepada siswa. Presiden menyebut orek tempe sebagai salah satu menu yang paling berkesan saat dicicipinya.
"Orek tempe, enak sekali. Kemudian sayurnya juga enak, sayur labu campur jagung," kata Presiden.
Namun, Presiden menilai porsi makanan tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan kebutuhan orang dewasa. Menurutnya, ukuran porsi yang diberikan masih sesuai untuk siswa sekolah menengah pertama.
"Hanya kurang banyak. Tapi oke, ini anak-anak SMP, kalau saya kan makannya lebih banyak," ujar Presiden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....