Presiden Prabowo Tegaskan MBG Tak Boleh Jadi Ajang Memperkaya Diri
- 04 Jun 2026 15:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh menjadi sarana memperkaya oknum atau kelompok tertentu.
- Pemerintah akan memperkuat pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan MBG.
- Presiden menekankan setiap rupiah anggaran MBG harus digunakan untuk kepentingan rakyat dan peningkatan gizi anak Indonesia.
RRI.CO.ID, Bogor - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penuh tanggung jawab. Presiden menegaskan program tersebut tidak boleh dijadikan sarana memperkaya diri atau kelompok tertentu.
Menurut Presiden, program MBG merupakan upaya strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup. Karena itu, pelaksanaannya harus dijaga dengan baik dan bebas dari praktik penyimpangan.
"Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum, makan itu paling gampang dikorupsi," kata Presiden Prabowo dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul, Bogor, Rabu, 3 Juni 2026.
Presiden Prabowo menjelaskan program MBG hadir untuk mengatasi persoalan kekurangan gizi yang masih ditemukan di sejumlah daerah. Presiden menyebut masih terdapat wilayah dengan angka kekurangan gizi anak mencapai lebih dari 20 persen hingga mendekati 30 persen.
Menurut Presiden, kondisi tersebut dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dan berisiko memicu stunting. Karena itu, pemerintah menempatkan program MBG sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Presiden menegaskan pengawasan akan terus diperkuat. Presiden membuka kemungkinan keterlibatan lebih besar dari lembaga pengawas dan aparat penegak hukum.
"Penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati," ujarnya.
Presiden mengatakan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang menyalahgunakan anggaran atau merugikan masyarakat dalam pelaksanaan program MBG. "Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian," ucap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan para pelaksana MBG bahwa program tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas. Presiden meminta seluruh pihak menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Namun, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada para petugas dan mitra SPPG yang telah bekerja di berbagai daerah. Menurut Presiden, keberhasilan MBG sangat ditentukan oleh dedikasi dan komitmen para pelaksana di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....