Mendiktisaintek: UNY Akan Panggil Empat Pelaku Pemalsuan Riset
- 03 Jun 2026 12:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UNY akan memanggil dan mendalami keterangan empat alumni yang terlibat kasus pemalsuan riset, sementara Kemdiktisaintek telah membentuk tim khusus untuk menelusuri kasus tersebut.
- Mendiktisaintek menegaskan kasus ini menyangkut integritas akademik, bukan sekadar pelanggaran prosedur, serta berpotensi mencoreng reputasi akademis Indonesia di tingkat internasional.
- UNY menegaskan tindakan para pelaku bersifat individu dan tidak terkait kampus, termasuk penggunaan afiliasi penelitian yang disebut tidak pernah ada di lingkungan universitas tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan memanggil empat pelaku pemalsuan riset di konferensi internasional yang melibatkan alumninya. Demikian disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.
Sebelumnya, kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini dinilai telah mencoreng reputasi akademis Indonesia di mata dunia. Empat pelaku menempuh pendidikan sarjana di universitas yang sama, dan diketahui melanjutkan studi magister (S2) di kampus berbeda.
"Meskipun menempuh pendidikan sarjana di universitas yang sama. Para pelaku diketahui melanjutkan studi magister (S2) di kampus yang berbeda-beda," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, informasi mengenai latar belakang pendidikan para pelaku sudah divalidasi. Ia juga membenarkan status pelaku sebagai lulusan UNY untuk jenjang S1, namun menyebar ke berbagai instansi untuk mengambil S2.
Guna mendalami kasus ini, Mendiktisaintek telah membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan pihak UNY. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan kronologi dan detail pelanggaran yang terjadi secara akurat.
Pihak kampus UNY dilaporkan sudah melakukan pemanggilan terhadap empat orang yang diduga terlibat. Proses wawancara pun telah dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai alasan di balik tindakan mereka.
Ia sangat menyayangkan tindakan para pelaku yang tidak memanfaatkan peluang beasiswa penelitian secara bijak. "Masalah ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan sudah menyentuh aspek integritas seorang akademisi," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UNY bidang Akademik Prof Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro turut menekankan tindakan keempatnya murni bersifat individu. "Tindakan 4 alumni tersebut bersifat individu dan tidak ada kaitannya dengan UNY karena mereka bukan dosen, atau tendik," ujarnya.
Lebih lanjut, UNY juga menjawab bahwa afiliasi penelitian atau keterangan mengenai institusi. Atau organisasi tempat penulis bernaung saat melakukan riset tidak ada di UNY.
Mereka diketahui menggunakan nama Department of Liver Transplant Surgery, Computational Biology and Medicine Laboratory, Yogyakarta State University. Departemen tersebut tidak ada di UNY baik di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam maupun di Fakultas Kedokteran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....