BGN Larang Calon Mitra MBG Bangun Dapur sebelum Verifikasi

  • 29 Mei 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Calon mitra dilarang membangun dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dinyatakan lolos verifikasi persyaratan oleh BGN.
  • Secara nasional jumlah dapur MBG yang telah lolos verifikasi mencapai 29.400 lokasi.
  • BGN memastikan tidak ada pungutan biaya dalam tahapan verifikasi pengajuan kemitraan MBG.

RRI.CI.ID, Jakarta - Calon mitra dilarang membangun dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dinyatakan lolos verifikasi persyaratan oleh BGN. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menjelaskan, masyarakat yang ingin menjadi mitra BGN untuk membuka dapur MBG wajib mendaftar melalui portal resmi mitra.BGN.go.id.

Ia pun mengingatkan, bahwa seluruh proses pendaftaran dan administrasi dilakukan secara daring. Menurut Sony, calon mitra hanya akan bertemu petugas lapangan saat proses survei lokasi berlangsung.

Ia juga memastikan tidak ada pungutan biaya dalam tahapan verifikasi pengajuan kemitraan tersebut. “Pendaftaran dilakukan secara daring, administrasi juga secara daring, di lapangan itu hanya bertemu dengan petugas lapangan yang survei,” ujarnya, Jumat 29 Mei 2026.

Dalam proses pendaftaran, calon mitra harus melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Seperti data nama dan pengurus yayasan, NPWP, hingga Nomor Induk Berusaha (NIB).

Setelah dinyatakan lolos verifikasi, calon mitra akan memperoleh nomor ID yayasan enam digit. Selanjutnya, mereka baru diperbolehkan mengajukan titik lokasi dapur MBG.

Sony menjelaskan, sistem pendaftaran juga telah dilengkapi informasi kuota lokasi dapur. Jika lokasi yang diajukan sudah penuh, sistem akan otomatis memberikan penanda khusus.

“Di sistem itu sudah menginformasikan ketika titik lokasi dapur yang diajukan kuotanya sudah terisi. Sistem akan memberikan informasi dan ada tulisan blok merah,” katanya.

Meski demikian, Sony mengungkapkan saat ini proses pengajuan mitra baru sudah ditutup sementara. BGN kini tengah fokus melakukan validasi data nasional terhadap seluruh pengajuan yang masuk.

“Portal mitra sudah ditutup, dan sekarang BGN sedang melakukan validasi data. Pendataan dilakukan secara bottom-up melalui sistem mulai tingkat desa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, secara nasional jumlah dapur MBG yang telah lolos verifikasi mencapai 29.400 lokasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27.900 dapur sudah mulai beroperasi.

“Saat ini yang terverifikasi secara nasional ada 29.400 dapur. Dan yang sudah operasional 27.900 dapur,” kata Sony.

Menurutnya, jumlah tersebut sudah mendekati target kebutuhan nasional sebanyak 30 ribu dapur MBG atau sekitar 80 persen dari total kebutuhan. Adapun sisanya masih menunggu hasil validasi data riil, terutama untuk wilayah terpencil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....