Jangan Abaikan Dampak Limbah, Ini Hal yang Harus Diperhatikan Petugas Kurban

  • 28 Mei 2026 12:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Petugas kurban perlu menjaga kebersihan dan memisahkan area jeroan serta daging untuk mencegah kontaminasi silang.
  • Pengelolaan limbah dan penggunaan alat pelindung diri menjadi hal penting selama proses penyembelihan Iduladha.
  • Panitia kurban diimbau memastikan area penyembelihan tetap higienis agar kurban aman bagi masyarakat dan lingkungan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Petugas kurban memiliki peran penting menjaga kebersihan, keamanan pangan, dan kenyamanan lingkungan selama proses penyembelihan Iduladha. Karena itu, panitia kurban diimbau memahami sejumlah hal penting agar proses pemotongan berjalan higienis dan sesuai syariat.

Pakar peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB), Henny Nuraini, mengingatkan penanganan daging dan jeroan harus dilakukan secara hati-hati untuk mencegah kontaminasi silang. Selain itu, limbah kurban juga perlu ditangani dengan benar agar tidak mencemari lingkungan.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan petugas kurban melansir laman Institut Pertanian Bogor:

Pisahkan area jeroan dan daging

Area penanganan jeroan sebaiknya dipisahkan dari lokasi pemotongan dan distribusi daging. Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko kontaminasi silang antara jeroan dan daging kurban.

Jeroan yang masih layak konsumsi seperti hati, paru, babat, dan usus juga harus dibersihkan serta dikemas terpisah. Penanganan yang benar membantu menjaga kualitas pangan sebelum dibagikan kepada masyarakat.

Siapkan penampungan limbah sejak awal

Panitia dianjurkan menyiapkan lubang penampungan darah dan limbah organik sebelum penyembelihan dimulai. Persiapan awal membantu proses berjalan lebih higienis dan tertata.

Selain itu, limbah tidak boleh langsung dibuang ke saluran air atau sungai. Pengelolaan limbah yang benar penting menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi kurban.

Gunakan alat pelindung diri

Petugas kurban dianjurkan memakai masker, celemek, sarung tangan, dan penutup kepala selama proses penyembelihan berlangsung. Kebersihan petugas menjadi bagian penting menjaga keamanan pangan.

Penggunaan alat pelindung diri juga membantu mengurangi risiko penularan bakteri maupun kontaminasi pada daging kurban.

Pastikan area penyembelihan tetap bersih

Lokasi penyembelihan harus rutin dibersihkan selama proses pemotongan berlangsung. Area kotor dan area bersih juga perlu dipisahkan untuk menjaga kualitas daging.

Panitia dianjurkan menyediakan akses air bersih yang cukup untuk membersihkan peralatan maupun area pemotongan. Langkah tersebut membantu proses kurban tetap aman dan higienis.

Masyarakat dan panitia kurban diharapkan bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan selama Iduladha. Dengan pengelolaan yang baik, pelaksanaan kurban dapat berjalan aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....