Kronologi hingga Tujuh Fakta Kecelakaan Maut Dialami Gus Hilman di Tol Paspro

  • 25 Mei 2026 08:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jutaan pasang mata masyarakat Indonesia, saat ini dikejutkan atas pemberitaan kecelakaan maut yang melibatkan anggota DPR RI.
  • Anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi mengalami kecelakaan, di Tol Pasuran-Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 23 Mei 2026.
  • Simak kronologi hingga tujuh fakta kecelakaan maut yang menimpa Gus Hilman di Tol Paspro, di Jawa Timur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Jutaan pasang mata masyarakat Indonesia, saat ini dikejutkan atas pemberitaan kecelakaan maut yang melibatkan anggota DPR RI. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi mengalami kecelakaan, di Tol Pasuran-Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 23 Mei 2026.

Akibat kecelakaan tersebut, pria yang akrab disapa Gus Hilman ini sempat mengalami kondisi kritis. Tidak hanya itu, dua staf Gus Hilman, yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia saat kecelakaan tersebut.

Simak kronologi hingga tujuh fakta kecelakaan maut yang menimpa Gus Hilman di Tol Paspro, di Jawa Timur. Dalam insiden tersebut, Gus Hilman alami luka berat yakni patah kaki bagian kiri.

  1. Gus Hilman Alami Patah Kaki Kiri

Ayahanda sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid mengatakan, Gus Hilman mengalami patah kaki kiri. Kondisi saat ini, Gus Hilman sudah melewati masa kritis pascakecelakaan maut di Tol Paspro.

"Alhamdulillah, Hilman sudah melewati masa kritis setelah operasi pemasangan pen pada kaki kirinya. Patah tulang kaki sebelah kiri," kata Jazilul dalam keterangannya persnya, kepada wartawan, Minggu, 24 Mei 2026.

  1. Gus Hilman Alami Kecelakaan saat Kunjungan ke Dapil

Jazilul menjelaskan, kecelakaan itu terjadi ketika Gus Hilman sedang berkunjung ke dapil. Mengingat, Gus Hilman merupakan anggota DPR dapil Jawa Timur II meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Probolinggo.

"Hilman kecelakaan saat bertugas di dapilnya. Saat ke kabupaten/kota Probolinggo-Pasuruan," ucap Jazilul.

  1. Dua Staf Gus Hilman Meninggal

Jazilul mengatakan, dua orang yang merupakan tenaga ahli dan staf Gus Hilman meninggal saat kecelakaan terjadi. Mereka adalah Alex Anwaruh dan Adinda Najwa.

"Turut di dalamnya dua stafnya. Yaang meninggal dalam musibah tersebut," ucap Jazilul.

  1. Kronologi Kecelakaan Diduga Akibat Sopir Ngantuk

Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 15.14 WIB. Peristiwa itu melibatkan Toyota Innova dengan kendaraan dump truck.

"Untuk kronologi, kendaraan Innova berjalan dari timur ke barat. Kemungkinan kurang konsentrasi atau sopirnya diduga ngantuk sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya berupa dump truck," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, Sabtu, 23 Mei 2026.

  1. Gus Hilman Jalani Perawatan di RS Soetomo

Taufik mengungkapkan, Gus Hilman masih menjalani perawatan di RS dr. Soetomo, Surabaya. Legislator PKB ini disebut mengalami patah tulang dan luka-luka.

"Sekarang Muhammad Hilman Mufida, dirawat di Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya. Mengalami patah tulang dan luka-luka," ucap Taufik.

  1. Posisi Duduk Gus Hilman Selamatkan Nyawanya

Taufik mengungkapkan, saat kecelakaan posisi Gus Hilman berada di sisi kanan atau di belakang sopir, Mahrus Ali. Sedangkan di sisi kiri, duduk di depan Alex Anwaruh dan di belakangnya Adinda Najwa yang merupakan staf anggota DPR RI tersebut.

Nahas, saat terjadi kecelakaan, mobil sisi kiri yang dikendarai Mahrus itu menghantam truk. Akibatnya, nyawa Alex dan Adinda Najwa tak tertolong.

"Benturannya di sisi kiri. Makanya korban fatal semuanya yang berada di sebelah kiri kendaraan," ujar Taufik.

  1. Rombongan Hadiri Seminar di Unuja

Sebelum mobil rombongannya kecelakaan maut, Gus Hilman menghadiri seminar di Universitas Nurul Jadid (Unuja), Paiton, Probolinggo. Hasanudin, Tenaga Ahli Hilman mengungkapkan, sejak pagi rombongan menjalani kegiatan seminar di Universitas Nurul Jadid (Unuja).

“Kami berangkat jam 5 pagi untuk seminar di Unuja. Setelah itu sempat istirahat di rumah saya di Paiton sekitar satu jam karena masih ada agenda roadshow di Kejayan, Pasuruan,” kata Hasanudin.

“Dari Paiton berangkat sekitar jam 1 siang. Rencananya setelah acara di Kejayan selesai, langsung menuju bandara. Tidak lama kemudian kami mendapat kabar kecelakaan,” lanjutnya.

Kecelakaan terjadi di KM 834 jalur B, tepatnya di wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Kecelakaan sekitar pukul 15.14 WIB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....