Polda Metro Laporkan Rekam Jejak Dua Tersangka Begal Sudah Beraksi di 190 Lokasi
- 22 Mei 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dua begal bersenjata diduga beraksi di 190 lokasi berbeda.
- Polisi menyebut aksi dilakukan sejak Desember 2025 hingga Mei 2026.
- Tindakan tegas diterapkan terhadap pelaku yang menggunakan senjata api.
RRI.CO.ID, Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap rekam jejak pidana dua tersangka begal bersenjata yang ditembak Tim Pemburu Begal. Kedua pelaku diduga melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di 190 lokasi berbeda.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin mengatakan kedua pelaku beraksi sejak Desember 2025. Aksi tersebut dilakukan hingga Mei 2026 di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Kami mendapat informasi kedua pelaku sudah melakukan aksi di 190 tempat kejadian perkara berbeda. Aksi itu dilakukan sejak Desember 2025 hingga Mei 2026,” ujarnya kepada media, Jumat, 22 Mei 2026.
Iman menjelaskan, tindakan tegas dan terukur dilakukan berdasarkan aturan hukum yang berlaku di lapangan. Langkah tersebut juga mempertimbangkan keselamatan masyarakat dan petugas saat melakukan penangkapan.
“Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku yang membahayakan keselamatan masyarakat dan anggota. Langkah itu dilakukan setelah mempertimbangkan situasi di lapangan,” katanya.
Menurutnya, tindakan tegas hanya diterapkan terhadap pelaku yang menggunakan senjata api saat beraksi. Penggunaan senjata api dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat sekitar.
“Seluruh pelaku yang kami lakukan tindakan tegas dan terukur diketahui menggunakan senjata api saat beraksi. Karena itu, penanganannya dilakukan dengan langkah khusus,” ucapnya.
Dua pelaku yang ditembak polisi diketahui berinisial AE dan HI. Keduanya diduga terlibat pencurian dengan kekerasan disertai penembakan di kawasan Kebon Jeruk.
Polda Metro Jaya sebelumnya membentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan kejahatan jalanan di Jakarta dan sekitarnya. Operasi tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus pembegalan dan kriminalitas jalanan beberapa waktu terakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....