Waspadai Hanta Virus, DPR Imbau Masyarakat Perkuat Pola Hidup Bersih dan Sehat

  • 11 Mei 2026 11:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina mengimbau, masyarakat disiplin dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
  • Jangan panik berlebihan, berdasarkan penegasan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hanta Virus bukanlah awal dari pandemi baru.
  • Kita bisa mencegah Hanta Virus ini dari tindakan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabung secara berkala.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina mengimbau, masyarakat disiplin dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Semua itu, demi masyarakat terhindar dan terlindungi dari ancaman Hanta Virus yang disebarkan oleh tikus.

Tidak hanya itu, politikus PKB ini meminta,

masyarakat tetap tenang dan waspadai laporan mengenai merebaknya Hanta Virus. Tepatnya, setelah muncul kabar tiga orang meninggal dunia di atas kapal pesiar MV Hondius.

“Jangan panik berlebihan, berdasarkan penegasan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hanta Virus bukanlah awal dari pandemi baru. Fokus kita saat ini adalah memperkuat langkah pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata Arzeti dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Arzeti mengungkapkan, belum ada indikasi medis yang menunjukkan Hanta Virus berpotensi menjadi pandemi global sebagaimana Covid-19. Kepanikan yang tidak terukur, justru berisiko memicu keresahan dan penyebaran disinformasi.

“Kami juga meminta semua pihak tidak menyebarkan informasi tidak berdasar. (Potensi) hanya akan memicu kepanikan publik,” ucap Arzeti.

Kemudian, Arzeti menjelaskan, Hanta Virus pada umumnya menyebar melalui kontak dengan tikus atau kotorannya. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat lebih disiplin dalam menjaga sanitasi hunian.

"Kita bisa mencegah Hanta Virus ini dari tindakan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabung secara berkala. Menjaga kebersihan lingkungan, memastikan area penyimpanan makanan tertutup dan steril,” ujar Arzeti.

Diberitakan sebelumnya, Dinkes Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, mengungkapkan hasil kasus suspek Hanta Virus seorang warga wilayah tersebut. Dinkes menyampaikan, hasil laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyatakan negatif.

"Pada tahun 2026 ini memang ada suspek Hanta Virus. Tetapi hasilnya sudah keluar dua hari lalu dan hasilnya negatif," kata Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih seperti dilansir Antara, Minggu, 10 Mei 2026.

Meskipun hasilnya negatif, masyarakat di Kabupaten Kulon Progo tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko penularan penyakit zoonosis tersebut. Terutama, terhadap tikus yang menjadi perantara penularan Hanta Virus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....