Komisi V Dorong Jasa Raharja Percepat Proses Santunan Korban Kecelakaan Bus ALS

  • 07 Mei 2026 10:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda mendorong, Jasa Raharja mempercepat proses santunan bagi seluruh korban.
  • Kita tidak boleh terbiasa dengan angka-angka kematian di jalan raya.
  • Guna meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi benturan, kami juga meminta Kemenhub dan Kementerian PU untuk mengecek kembali

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda mendorong, Jasa Raharja mempercepat proses santunan bagi seluruh korban. Baik itu, korban meninggal dunia hingga luka-luka, dan menjamin biaya perawatan tanpa hambatan administratif.

Pernyataan tegas politikus PKB ini, merespons insiden kecelakaan maut antara bus angkutan lintas sumatra (ALS) dengan truk tangki BBM. Kecelakaan maut tersebut yang merenggut 16 nyawa itu, terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Rabu siang, 6 Mei 2026.

“Kita tidak boleh terbiasa dengan angka-angka kematian di jalan raya. Setiap kecelakaan harus menjadi dasar untuk merombak regulasi yang lemah," kata Huda dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Komisi V DPR, kata Huda, akan memanggil pihak terkait untuk memastikan investigasi ini transparan. "Menghasilkan rekomendasi yang mampu mencegah kejadian serupa terulang kembali,” ucap Huda.

Tabrakan ini, menurutnya, menjadi sangat fatal karena melibatkan truk tangki BBM. Huda meminta, evaluasi terhadap regulasi jam operasional dan pengawalan khusus bagi truk tangki BBM di jalur-jalur rawan kecelakaan.

"Guna meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi benturan, kami juga meminta Kemenhub dan Kementerian PU untuk mengecek kembali. Mengecek kelayakan infrastruktur di lokasi kejadian, mulai dari marka jalan, penerangan, hingga rambu peringatan di area yang rawan terjadi tabrakan," ujar Huda.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi antara Bus ALS dengan truk tangki BBM di Sumsel. Insiden ini menewaskan belasan orang. Kecelakaan terjadi kemarin Rabu kemarin sekitar pukul 12.00 WIB.

Bus ALS terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumsel. Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin membeberkan, kronologi mengenaskan tersebut.

"Awalnya bus ALS yang berisi diduga belasan orang melaju dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi. Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang," kata Shodikin dalam keterangan persnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Setibanya di TKP, ia mengungkapkan, diduga bus ALS masuk ke jalur yang berlawanan. Sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut.

Aiptu Iin menyebut 16 orang tewas akibat insiden ini. Pengemudi dan penumpang mobil tangki BBM tewas terbakar di dalam mobil tersebut.

"Pengemudi bus ALS meninggal dunia, untuk penumpang bus masih kita data total korban yang meninggal dunia. Masih dicari database penumpang," ucap Shodikin.

Total 16 jenazah yang terlibat dalam kecelakaan itu, kata Shodikin, telah dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau. "Ada 16 jenazah, yakni 14 di bus ALS dan 2 di truk tangki minyak, korban meninggal terbakar semua," ujar Shodikin.

"Yang selamat ada empat orang, di mana tiga orang mengalami luka bakar parah. dan satu orang mengalami luka ringan," kata Shodikin menambah keterangannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....