Menteri Wihaji Siapkan Trauma Healing bagi Korban KRL di Bekasi Timur
- 04 Mei 2026 16:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendukbangga/BKKBN akan memberikan dukungan pemulihan trauma bagi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
- Menteri Wihaji menegaskan pentingnya penanganan psikologis bagi korban dan keluarga sebagai bagian dari proses pemulihan menyeluruh.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah akan memberikan dukungan pemulihan trauma bagi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Insiden yang melibatkan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL itu sebelumnya terjadi pada Senin 27 April 2026 malam.
Demikian disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, di Jakarta, Senin 4 Mei 2026. Ia menegaskan pentingnya penanganan psikologis bagi korban dan keluarga sebagai bagian dari proses pemulihan menyeluruh.
“Terkait penanganan korban, tentu nanti kita akan tindaklanjuti kalau butuh, terkait beberapa hal yang berkenaan dengan konsultasi atau keluarga. Trauma healing biasanya kewenangan kita di situ," katanya.
"Yang penting fokus penanganan korban sampai selesai. Kalau nanti membutuhkan trauma healing pasti kita turun, karena itu bagian dari kewajiban kita,” ujar Wihaji.
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan material. Tetapi juga penguatan mental dan emosional agar korban dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kemendukbangga/BKKBN untuk hadir dan responsif dalam melindungi serta mendampingi masyarakat. Terutama dalam situasi darurat.
Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat telah menindaklanjuti dengan mengunjungi korban dan keluarga korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi pada Jumat (29/4). Yakni, dengan fokus pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki balita.
Kunjungan tersebut didampingi Direktur Ketahanan Keluarga, Lanjut Usia dan Rentan Kemendukbangga/BKKBN bersama Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Kabupaten dan Kota Bekasi. Guna memastikan perhatian bagi kelompok rentan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia ingin para korban dapat menjalani pemulihan dengan baik.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa para korban. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar para korban tetap semangat dalam menjalani masa pemulihan,” katanya.
Kunjungan kemanusiaan ini bertujuan memberikan penguatan moral, memastikan kondisi terkini para korban, serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan. Selain itu, Kemendukbangga/BKKBN juga menghadirkan layanan Satyagatra sebagai dukungan psikososial yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh korban maupun keluarga korban.
BKKBN Jawa Barat turut menyalurkan santunan serta dukungan nutrisi bagi korban, khususnya ibu hamil dan ibu menyusui. Ini sebagai upaya meringankan beban sekaligus membantu pemulihan kesehatan pascakecelakaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....