KAI Laporkan 76 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Telah Pulang
- 02 Mei 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Per Sabtu 2 Mei 2026 ini, dari total 106 korban yang terdampak, sebanyak 76 orang telah kembali ke rumah.
- KAI mencatat sebanyak 24 korban luka dan cedera masih menjalani perawatan di rumah sakit.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT KAI terus mendampingi korban kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Pendampingan mencakup layanan kesehatan hingga trauma healing bagi korban.
Sebanyak 76 korban terdampak telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Sementara 24 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan pemulihan korban menjadi prioritas perusahaan. KAI juga membantu keluarga selama proses perawatan berlangsung.
“Kami memahami proses pemulihan membutuhkan waktu dan pendampingan menyeluruh. Kami memastikan kebutuhan korban selama perawatan tetap terpenuhi,” ujar Anne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.
KAI masih membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026. Posko melayani kebutuhan administrasi dan pendampingan keluarga korban.
Petugas juga membantu layanan kesehatan lanjutan bagi korban terdampak kecelakaan. Program trauma healing diberikan bertahap untuk membantu pemulihan psikologis korban.
Selain pendampingan korban, KAI terus mengembalikan barang milik pelanggan yang ditemukan. Hingga Sabtu pagi, sebanyak 115 barang berhasil diamankan petugas.
Sebanyak 57 barang telah diserahkan kepada pemilik setelah proses verifikasi selesai. Sedangkan 58 barang lainnya masih menunggu pencocokan data kepemilikan.
Dukungan masyarakat terus berdatangan ke lokasi pascakecelakaan di Bekasi Timur. Warga meninggalkan bunga dan doa bagi keluarga korban terdampak.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, seluruh upaya yang dilakukan saat ini berfokus pada pemulihan dan peningkatan keselamatan ke depan. “Kami tak henti menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga atas kejadian di Stasiun Bekasi Timur," kata Bobby.
“Kami terus mendampingi keluarga korban dalam proses pemulihan pascakecelakaan ini. Kepedulian masyarakat menjadi penguat menjaga keselamatan layanan ke depan,” ujarnya.
Layanan KRL di Stasiun Bekasi Timur kembali beroperasi sejak 28 April 2026. Volume pengguna tercatat mencapai puluhan ribu penumpang setiap harinya.
KAI juga menyiapkan jaminan pendidikan bagi anak korban meninggal dunia. Langkah itu diberikan untuk membantu keberlanjutan kehidupan keluarga korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....