Dasco Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Buruh di DPR

  • 01 Mei 2026 21:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan salam Presiden Prabowo kepada buruh saat audiensi May Day di DPR RI.
  • Massa buruh Gebrak menegaskan aksi di DPR bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan penyampaian aspirasi ketenagakerjaan.
  • Buruh mendesak DPR segera membahas RUU Ketenagakerjaan baru pascaputusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Cipta Kerja.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada massa buruh di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. Salam tersebut disampaikan saat audiensi bersama perwakilan buruh yang menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional.

Dasco mengatakan Presiden tetap memberikan perhatian kepada para buruh yang memilih menyampaikan aspirasi di DPR. Ia juga meminta maaf karena sempat terlambat memulai audiensi akibat menerima panggilan telepon dari Presiden.

“Walaupun tadi kawan-kawan tidak bersama Presiden merayakan Hari Buruh. Titip salam dari Pak Presiden mengucapkan selamat Hari Buruh,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Jumat, 1 Mei 2026.

Dasco sempat menerima panggilan telepon ketika audiensi berlangsung. Ia kemudian berdiri dari kursinya dan melanjutkan pembicaraan di sudut ruangan pertemuan.

Sementara itu, perwakilan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menjelaskan alasan menggelar aksi di DPR. Mereka menegaskan aksi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah maupun Presiden Prabowo.

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengatakan kondisi ketenagakerjaan nasional masih memerlukan perhatian serius. Karena itu, buruh memilih menyampaikan aspirasi langsung kepada DPR RI.

“Kami juga diundang, tapi bukan berarti kami membenci pemerintah. Kondisi ketenagakerjaan saat ini masih sangat buruk,” ujar Sunarno.

Menurut Sunarno, buruh ingin menyuarakan aspirasi pekerja dari berbagai sektor industri dan pelayanan publik. Aspirasi tersebut meliputi persoalan pengupahan, pesangon, hingga kepastian status hubungan kerja.

Audiensi di DPR turut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi IX DPR yang membidangi ketenagakerjaan. Selain Dasco, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal juga hadir menerima perwakilan massa aksi.

Aksi buruh di depan kompleks parlemen dilakukan untuk mendesak pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru. Desakan tersebut muncul setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Cipta Kerja.

“Hari ini kami datang mendesak DPR agar segera membahas RUU Ketenagakerjaan baru dengan melibatkan serikat buruh,” kata Sunarno. Ia menilai regulasi baru penting untuk memperkuat perlindungan hak pekerja di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....