Aksi May Day Dipusatkan di Monas, Ini Penjelasan Presiden KSPI
- 01 Mei 2026 09:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Aksi buruh dipindah ke Monumen Nasional setelah Said Iqbal mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
- Sekitar 50 ribu buruh KSPI dan ratusan ribu massa dari berbagai daerah diperkirakan hadir.
- Buruh membawa tuntutan utama seperti RUU Ketenagakerjaan baru, penghapusan outsourcing, dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden KSPI, Said Iqbal mengungkapkan alasan aksi Hari Buruh 2026 di depan DPR RI dipindah ke Monas. Ia mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memenuhi permintaan buruh untuk bertemu dan berdiskusi terkait isu dan harapan buruh.
"Ada alasan mengapa KSPI memindahkan rencana aksi May Day 1 Mei 2026 yang rencana awal di depan gedung DPR RI. Kemudian diubah menjadi ke Monas Jakarta adalah karena Presiden Prabowo mengiyakan kami untuk bertemu dan berdiskusi," katanya kepada wartawan saat ditemui di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.
Selain itu, alasan diubahnya titik aksi buruh berpindah di Monas karena keinginannya bisa di jawab langsung oleh Presiden. Adapun ia memperkirakan akan ada ratusan ribu buruh yang datang ke May Day di Monas.
Ia menjelaskan, bahwa akan ada 50.000 buruh KSPI akan datang dari berbagai wilayah. Yaitu Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, dan sebagian Cirebon Raya.
"Akan ada 50.000 massa buruh dari berbagai wilayah Indonesia. Yaitu Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, dan sebagian Cirebon Raya," ujarnya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya mengungkapkan 24.980 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Peringatan Hari Buruh akan berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyebut puluhan ribu personel gabungan tersebut terdiri dari sejumlah personel. Diantaranya Polri, TNI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan unsur terkait.
"Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemda, dan Pamdal. Unsur terkait menyiapkan 24.980 personel." ucapnya.
Dalam aksi May Day ini, parah buruh akan membawakan beberapa tuntutan. Tuntutan tersebut akan disuarakan pada saat demo di Monas, seperti:
1. Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.
2. Hapus outsorcing dan tolak upah murah (HOSTUM).
3. Sahkan RUU Perampasan Aset.
4. Reformasi perpajakan buruh, dan peningkatan kesejahteraan ojol serta guru honorer.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....