Mau Day 2026, Buruh Mulai Padati Kawasan Patung Kuda Jakarta

  • 01 Mei 2026 07:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Massa buruh mulai memadati kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha sejak pagi untuk peringatan May Day 2026.
  • Kepadatan meningkat akibat kedatangan ribuan buruh, dengan pengamanan TNI-Polri dan pengaturan lalu lintas di sekitar Monumen Nasional.
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah kepada pekerja.

RRI.CO.ID, Jakarta - Massa buruh dari berbagai elemen mulai memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026 pagi. Massa tersebut hadir untuk mengikuti acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Berdasarkan pantauan RRI.CO.ID, keramaian sudah terlihat sejak pukul 07.30 WIB di kawasan pintu sisi Patung Kuda. Para buruh dari berbagai usia, baik tua maupun muda, datang berbondong-bondong untuk meramaikan momen peringatan tahunan tersebut.

Para peserta di lokasi aksi terlihat mengenakan berbagai atribut peringatan, seperti pakaian bertuliskan May Day 2026. Sebagian diantara mereka membawa payung, hingga mengibarkan bendera.

Suasana terlihat antusias dengan semangat peringatan Hari Buruh. Selain itu, sejumlah bus pengangkut massa buruh juga terlihat terparkir di sekitar kawasan Patung Kuda.

Kondisi tersebut membuat kepadatan lalu lintas tidak terhindarkan, terutama di sekitar lokasi acara. Sementara itu, di lokasi, tampak banyak petugas dari TNI dan Polri juga terlihat berjaga untuk mengamankan jalannya kegiatan.

Aparat turut mengatur arus lalu lintas yang mulai padat akibat meningkatnya jumlah massa di sekitar kawasan Monas. Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, mengatakan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara May Day 2026.

Kehadiran kepala negara disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam merangkul kalangan pekerja, terutama sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. Sekaligus ingin menghapus stigma yang selama ini menempatkan negara seolah berseberangan dengan pekerja atau buruh.

"Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden Prabowo insyaallah diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh 2026. Peringatan ini akan dilaksanakan di Monumen Nasional Jakarta (Monas)," ucapnya.

Sementara itu, KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan jumlah massa akan berjumlah 200 ribu orang. Massa tersebut akan memadati wilayaj dalam Monas.

"Jumlah massa KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) 50 ribu orang. Sedangkan total massa 200 ribu massa," katanya.

Menurutnya, KSPI berpandangan bahwa perayaan May Day tidak boleh sekadar seremonial. Di seluruh dunia, termasuk Indonesia, May Day adalah momentum untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan buruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....