Antisipasi Kemacetan May Day 2026, Polda Terjunkan Ribuan Personel Gabungan
- 01 Mei 2026 08:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 24.980 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan May Day 2026 di Monumen Nasional.
- Personel terdiri dari Polri, TNI, Pemprov DKI, dan unsur terkait untuk menjaga keamanan tetap aman dan kondusif.
- Polisi mengantisipasi kemacetan dengan rekayasa lalu lintas dan mengimbau massa menghindari parkir liar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkapkan 24.980 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Peringatan Hari Buruh akan berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyebut puluhan ribu personel gabungan tersebut terdiri dari sejumlah personel. Diantaranya Polri, TNI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan unsur terkait.
"Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemda, dan Pamdal. Unsur terkait menyiapkan 24.980 personel." ucapnya kepada wartawan saat ditemui di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bahwa personel terdiri dari 15.575 personel Polri, dan 6.003 personel TNI. Adapun 1.002 personel dari Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas.
Ia menyebut fokus pengamanan untuk memastikan peringatan May Day 2026 dapat berjalan aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif. Selain berpusat di Monas lewat agenda May Day Fiesta, massa akan memenuhi Gedung DPR/MPR.
"Mengingat akan ada intensitas keramaian, kepadatan, sehingga arus lalu lintas terkait tentang rekayasa. Dan lain-lain itu sifatnya fungsional dan situasional," ucapnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas.
"Kami berharap tidak ada kantong parkir liar, masyarakat agar mengantisipasi jangan sampai memanfaatkan. Atau menggunakan para juru parkir liar karena justru ini juga akan mengganggu sirkulasi pergerakan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....