Belasan Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Diserahkan Pihak Keluarga

  • 29 Apr 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita dan menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi kereta api.
  • Sebanyak 15 jenazah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
  • Proses identifikasi oleh Ahmad Fauzi dilakukan melalui metode antemortem dan postmortem, termasuk sidik jari, ciri fisik, serta barang pribadi korban.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak lima belas jenazah korban kecelakaan di Bekasi Timur telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Demikian disampaikan oleh Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi.

"Alhamdulillah proses identifikasi telah selesai kami laksanakan. Dan semua jenazah sudah diberangkatkan ke kediaman masing-masing," ucapnya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Rabu, 29 Maret 2026.

Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan secara bertahap sejak dini hari pascakejadian. Tim DVI mulai menerima jenazah pada pukul 03.30 WIB, kemudian bertambah hingga total 10 jenazah pada pukul 08.00 WIB.

Sebagian jenazah lainnya telah lebih dulu dibawa ke rumah sakit terdekat. Menurutnya, kondisi sejumlah jenazah yang diterima tim DVI cukup sulit dikenali karena tidak memiliki tanda pengenal.

Oleh karena itu, identifikasi dilakukan dengan metode komprehensif melalui pencocokan data antemortem dan postmortem. Tim DVI juga membuka posko pelaporan orang hilang untuk mengumpulkan data dari keluarga korban.

"Pemeriksaan jenazah kami lakukan sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan antara data korban dan laporan keluarga," ujarnya.

Dalam proses tersebut, identifikasi dilakukan menggunakan data primer seperti sidik jari, serta data sekunder seperti ciri fisik. Adapun catatan medis, hingga barang pribadi korban seperti pakaian, sepatu, dan jam tangan.

Hasilnya, seluruh jenazah yang diperiksa berhasil diidentifikasi secara akurat. Proses rekonsiliasi yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut memastikan kecocokan antara data korban dan laporan keluarga.

"Hasil rekonsiliasi menunjukkan seluruh korban dapat diidentifikasi. Selanjutnya kami nyatakan teridentifikasi dan jenazah diserahkan kepada keluarga," ucapnya.

Ketua DPR RI Puan Maharani, menyampaikan belasungkawa kepada korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Ia pun menekankan pentingnya Negara meningkatkan unsur keselamatan pada transportasi kereta api.

"Atas nama pribadi maupun atas nama DPR RI, saya sampaikan dukacita mendalam untuk korban dalam kecelakaan kereta api. Kita minta Pemerintah, KAI, bersama stakeholder terkait untuk lebih memprioritaskan persoalan keselamatan di jalur kereta api," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....