Polri Perkuat Kesetaraan Gender dan Peran Polwan di Misi Perdamaian Dunia PBB
- 22 Apr 2026 09:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PBB mendorong keterwakilan perempuan termasuk pada posisi kepemimpinan dalam misi internasional
- Polri menegaskan komitmen memperkuat kesetaraan gender melalui peningkatan peran Polwan di misi perdamaian dunia
- Indonesia akan menjadi tuan rumah IAWP Conference 2026 di Bali untuk penguatan peran Polwan global
RRI.CO.ID, Jakarta - Polri menegaskan komitmen memperkuat kesetaraan gender melalui peningkatan peran Polisi Wanita dalam misi perdamaian dunia. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendorong misi internasional yang inklusif dan berkeadilan.
United Nations Police Adviser, Faisal Shahkar menegaskan peningkatan keterwakilan perempuan menjadi prioritas dalam misi perdamaian dunia PBB. "Kami mendorong peningkatan keterwakilan perempuan termasuk pada posisi senior leadership dalam misi PBB," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 22 April 2026.
Faisal menilai, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih luas dalam penguatan peran perempuan. "Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih jauh dalam hal ini," katanya.
Selain itu, United Nations Police juga membuka ruang pengembangan kapasitas Polwan melalui berbagai program pelatihan. Salah satunya melalui Female Commander Training sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan perempuan global.
Polri secara aktif melaksanakan peningkatan kapasitas Polwan melalui pelatihan berkelanjutan di dalam dan luar negeri. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel perempuan menghadapi dinamika tugas di wilayah konflik.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan Polri membuka ruang setara bagi Polwan dalam berbagai posisi strategis. "Polri berkomitmen meningkatkan peran Polwan dalam misi internasional termasuk penguatan kapasitas dan kesempatan strategis," ujarnya.
Polri juga mencatat capaian penting dengan penugasan AKP Fajar Yuliyanto dalam misi UNISFA. Penugasan tersebut berperan dalam penanganan kekerasan berbasis gender serta perlindungan kelompok rentan.
Saat ini, Polri menugaskan 140 personel Formed Police Unit pada misi MINUSCA di Afrika Tengah. Selain itu, terdapat 51 personel Individual Police Officer yang tersebar di lima misi internasional.
Sebaran personel tersebut meliputi MINUSCA, UNMISS, MONUSCO, UNFICYP, dan UNISFA di berbagai wilayah konflik dunia. Penugasan ini menunjukkan kontribusi aktif Polri dalam misi perdamaian global.
Polri juga memperkuat jejaring internasional melalui keterlibatan dalam International Association of Women Police. Organisasi tersebut fokus pada penguatan kapasitas dan profesionalisme Polwan secara global.
Sejak 2020, Polri aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi tersebut di tingkat internasional. Bahkan, Indonesia akan menjadi tuan rumah IAWP Conference 2026 di Bali.
Kolaborasi Polri dengan PBB dan IAWP dinilai mampu mendorong peningkatan jumlah dan kualitas female peacekeepers. Pendekatan berbasis gender juga memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Polri menilai pendekatan tersebut meningkatkan efektivitas pelaksanaan misi sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam penanganan konflik. Hal ini menjadi bagian penting dalam strategi operasi perdamaian dunia.
Ke depan, Polri optimistis Polwan Indonesia semakin siap tampil dalam posisi kepemimpinan strategis global. Kolaborasi berkelanjutan dengan PBB diharapkan memperkuat kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....