Pendiri Kempo Indra Kartasasmita Meninggal Dunia, Kerabat Rasakan Kesan Mendalam

  • 22 Apr 2026 08:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tokoh beladiri kempo Indonesia, Indra Kartasasmita meninggal dunia di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
  • Jenazah rencananya akan disemayamkan di Honbu atau Pusdiklat Perkemi Pondok Gede, usai shalat ashar hari ini.
  • Kepergian Indra Kartasasmita menjadi kehilangan besar bagi perkembangan olahraga kempo di Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tokoh beladiri kempo Indonesia, Indra Kartasasmita meninggal dunia di Jakarta, Rabu, 22 April 2026. Kabar wafat pendiri PB Perkemi tersebut menjadi duka mendalam bagi masyarakat olahraga prestasi nasional.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 01.29 WIB setelah menjalani perawatan di Jakarta. "Innalilahi wainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia dengan tenang pendiri Shorinji Kempo Indonesia , Sensei yang sangat kita cintai, Sensei Indra Kartasasmita pada hari Rabu 22 April 2026, 01.29 WIB. Semoga semua amal ibadah sensei diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya," kata humas Perkemi dalam pesan singkat yang diterima RRI, Rabu 22 April 2026.

"Kami seluruh kenshi di tanah air mengucapkan duka yg sangat mendalam. Semoga kita bisa meneruskan semangat bushido dr Sensei Indra Kartasasmita," pesannya.

Tokoh beladiri kempo Indonesia, Indra Kartasasmita meninggal dunia di Jakarta, Rabu, 22 April 2026, (Foto: KONI Pusat)

Jenazah rencananya akan disemayamkan di Honbu atau Pusdiklat Perkemi Pondok Gede, usai shalat ashar hari ini. Kepergian Indra Kartasasmita disebut menjadi kehilangan besar bagi perkembangan olahraga kempo di Indonesia.

"Sensei Indra Kartasasmita bukan hanya seorang guru, tapi juga sudah menjadi orang tua bagi seluruh kenshi Indonesia. Semoga kami semua bisa melanjutkan semua cita-cita dan harapan Sensei Indra untuk kemajuan Shorinji Kempo di Indonesia," kata kensi (atlet kempo) Ari Sudarya, seraya terkesan saat almarhum Indra Kartasasmita masih mengawal perkembangan kempo di seluruh tanah air.

Almarhum Indra Kartasasmita dikenal sebagai tokoh penting yang berperan dalam pembinaan atlet hingga akhir hayatnya. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengatakan kepergian almarhum menjadi kehilangan besar untuk masyarakat olahraga.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sensei Indra Kartasasmita, tokoh olahraga nasional yang merupakan pendiri olahraga Kempo di Indonesia dan anggota dewan pengawas KONI Pusat,” kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

“Kepergian Almarhum menjadi kehilangan besar untuk kita semua, karena jasa-jasanya yang sangat luar biasa untuk olahraga Indonesia, khususnya Kempo,”ujarnya.

“Almarhum mendirikan PB Perkemi dan terus aktif dalam proses pembinaan atlet hingga akhir hayatnya. Almarhum adalah tokoh olahraga nasional, yang kecintaan dan ketauladanannya pada pembinaan olahraga prestasi Indonesia menjadi panutan bagi kita semua,” kata Marciano Norman dalam pesan dan kesannya.

Almarhum Indra Kartasasmita, (Foto: PERKEMI)

“Pada saat saya dan pengurus KONI Pusat membesuk Sensei Indra selagi sakit, Almarhum masih menunjukan semangat yang berapi-api,” ujar Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Selamat jalan Patriot Olahraga Indonesia, Bapak Shorinji Kempo Indonesia. Semoga Sensei Indra Kartasasmita di terima di sisi terbaik Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan pegiat olahraga Kempo Indonesia dapat melanjutkan apa yang diperjuangkan Almarhum,” ucap Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Indra Kartasasmita bersama Ginanjar Kartasasmita dan Utin Sahraz mendirikan organisasi kempo nasional pada 2 Februari 1966. Organisasi tersebut awalnya bernama Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia sebelum berubah nama pada 2014.

Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) kini menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Di tingkat internasional, organisasi tersebut terdaftar sebagai anggota World Shorinji Kempo Organization yang berpusat di Jepang.

Dalam catatan sejarah, kejuaraan nasional kempo pertama kali digelar di Jakarta pada tahun 1970.Cabang olahraga kempo kemudian resmi dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 1977 di Jakarta.

Bapak Drs Indra Kartasasmita Msc Bin Mayjen Didi Kartasasmita meninggal dunia pukul 01:29 di RSPAD, pada usia 87 tahun :

Kami yang Berduka :

• Istri : Ade Kusmiati Prawiradinegara

• Anak:Aguy Gurhadi Kartasasmita

• Menantu :Triny Tjiptokusumo

• Cucu :

1. Gaeandra Kartasasmita

2. Gyaneshwara Kartasasmita

• Anak :Gardini Kartasasmita

• Menantu :Irwan Garniwan

• Cucu :

3. Abdi Rayhan Garniwan. & Dinda Nayaredhanty

• Cicit : Diaskara Garniwan

4. Alif Mahesa Garniwan.

5. Adli Rafi Garniwan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....