Batik Cap Jadi Solusi Turunnya Minat Gen Z pada Batik Tulis
- 16 Apr 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Kriya Muda Nuswantara, Budi Dwi Haryanto, menghadirkan solusi batik cap untuk menarik minat generasi muda Indonesia. Ia menilai harga batik tulis yang tinggi menjadi hambatan utama Gen Z dalam menggunakan batik asli sehari-hari.
“Kami menghadirkan batik cap sebagai alternatif terjangkau tanpa mengurangi nilai keaslian batik bagi generasi muda Indonesia. Dengan harga sekitar Rp150.000, anak muda tetap bisa memakai batik asli dengan desain menarik,” katanya dalam kegiatan Peresmian Akademi Batik Tuli(s) di Palbatu, Jakarta Selatan, Kamis, 16 April 2026.

Foto Batik Cap Mesin CNC
Budi menjelaskan produksi batik cap didukung mesin CNC yang mampu mempercepat pembuatan motif dalam jumlah besar secara efisien. Dalam enam bulan, pihaknya telah menghasilkan hampir seratus canting cap dengan puluhan motif khas yang siap diproduksi.
“Mesin CNC memungkinkan kami menciptakan motif baru lebih cepat sehingga anak muda tidak bosan dengan desain itu saja. Variasi warna dan motif menjadi strategi penting agar batik tetap relevan dengan selera generasi muda saat ini,” ujar Budi.
Selain itu, batik cap juga menyasar kebutuhan korporasi yang membutuhkan seragam dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas tinggi. Budi menambahkan motif yang dibuat akan didaftarkan secara resmi untuk mencegah pembajakan dan meningkatkan nilai eksklusivitas produk batik.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta, Haris Andika, menjelaskan PLN melihat potensi besar pengembangan batik nasional. Ia menilai pelatihan dan kolaborasi lintas lembaga penting untuk memperluas jangkauan produk batik karya peserta ke pasar nasional.
“PLN melihat potensi besar dari peserta yang memiliki keterbatasan namun juga kelebihan dalam kreativitas visual mereka,” ujar Haris Andika. “Kami akan dorong pelatihan pemasaran digital agar produk batik mereka bisa menjangkau pasar lebih luas,” kata Haris.
Budi berharap inovasi batik cap mampu menjaga minat generasi muda terhadap batik asli serta meningkatkan kebanggaan budaya nasional. Haris juga menambahkan kolaborasi berkelanjutan diharapkan memperkuat ekosistem batik sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kreatif Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....