Tertahan di Kamboja, Warga Bekasi Minta Tolong Presiden Prabowo agar Bisa Pulang

  • 13 Apr 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • WNI Indonesia dikabarkan tertahan di Imigrasi Kamboja dan berharap bisa pulang ke Indoneisa.
  • Salah seorang WNI asal Kota Bekasi dikabarkan tertahan di Imigrasi Kamboja.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan tertahan di Kamboja. Melalui sebuah video pendek para WNI membuat pesan untuk Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo agar mereka bisa dipulangkan ke Indonesia.

Dalam video tersebut, salah seorang WNI bercerita bahwa mereka saat ini berada di penjara Imigrasi Phnom Penh Kamboja. Mereka berada di sana sejak Januari 2026 setelah ditangkap di wilayah Buvet Kamboja oleh petugas Imigrasi.

"Kami ingin pulang, kami ingin kembali ke keluarga kami ke tanah air, tolong dengarkan suara kami Pak. Kami mohon perlindungan sebagai warga negara Indonesia, Bapak Presiden selamatkan kami Pak," kata salah seorang WNI, di dalam video tersebut.

Sementara dari video tersebut, tampak ada salah seorang WNI diketahui warga Kota Bekasi bernama Rendy Maulidi (29). Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansyah.

Rudy memastikan bahwa salah seorang WNI yang berada dalam video tersebut setelah mendapatkan informasi dari keluarga Rendy. Yaitu dari kakak kandung Rendy sendiri.

"Ada warga kita bernama Rendy dalam video tersebut. Saya tahu itu Rendy karena kakak kandungnya menyampaikan dan mengadukan ke saya," katanya.

Ia lantas menjelaskan, bahwa Rendy sudah berada di Kamboja sejak Agustus 2025. Berdasarkan penuturan keluarga, Rendy berangkat bersama teman-temannya yang juga warga Kota Bekasi.

"Kakak Rendy bilang kalau Rendy ini pergi ke Kamboja bersama teman-temean yang juga warga Bekasi juga. Awalnya katanya tinggal di restoran, tapi kemudian berhenti, paspor dan visa ditahan sama majikan sehingga tidak bisa pulang," katanya.

Rudy menambahkan, bahwa Rendy sudah beberapa kali menghubungi keluarganya di Kota Bekasi. Ia meminta agar keluarga bisa membantu proses pemulangannya ke Indonesia.

"Rendy sempat telpon ke abangnya, minta tolong biar bisa pulang. Keluarga sendiri saat ini sedang mencari cara agar bisa memulangkan Rendy," katanya.

Atas kasus yang menerpa Rendy, Rudy selaku wakil rakyat mendorong agar pemerintah segera turun tangan. Baik pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Bekasi maupun pemerintah pusat.

"Kami mendorong pemerintah turun tangan untuk memulangkan Rendy dan WNI lainnya. Saya sendiri akan meminta Wali Kota Bekasi untuk membantu proses pemulangan Rendy," katanya.

Hingga saat ini, keluarga mencurigai Rendy merupakan korban penipuan kerja. Sama yang dialami WNI lain yang juga menjadi korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....