Presiden Targetkan Masalah Sampah Diselesaikan hingga Dua-Tiga Tahun Mendatang

  • 09 Apr 2026 08:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia akan terbebas dari masalah sampah dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang. Hal tersebut diungkapkannya pada Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah-Putih dan seluruh pejabat eselon I kementerian/lembaga.

Presiden menyebut hal ini sebagai komitmen pemerintah untuk menangani persoalan sampah yang kian menumpuk. Menurut Kepala Negara, pemerintah memiliki strategi dan teknologi yang mumpuni yang dikembangkan sendiri oleh anak bangsa.

"Dalam waktu dua hingga tiga tahun, sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan,” ujarnya, Rabu 8 April 2026. “Kita memiliki teknologi buatan sendiri untuk membersihkan sampah yang tidak terlalu mahal.”

Presiden selanjutnya mengatakan untuk mencapai hal itu pemerintah tentunya tidak dapat bekerja sendiri. Menurut Kepala Negara, perlu pelibatan aktif dari para peneliti dan akademisi, dalam pengelolaan limbah sampah tersebut.

Karena itu, Presiden menginstruksikan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yulianto, untuk menggandeng para peneliti dan akademisi. Kepala Negara meyakini bahwa Indonesia terbebas dari sampah dengan bantuan dan kontribusi mereka.

"Kita harus menghimpun semua kekuatan kita, kampus-kampus sekarang harus bekerja dan mereka sudah bekerja,” ucapnya. “Sehingga nantinya tidak akan ada lagi kota, jalan, atau lokasi lain yang bau karena sampah dari Sabang sampai Merauke.

Menurut Presiden, percepatan pengembangan pengelolaan sampah menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan krisis energi global. Hal ini dapat memperkuat kebutuhan energi nasional, melalui hasil pengelolaan sampah menjadi energi baru terbarukan.

"Krisis dunia ini bagi saya adalah peluang karena mempercepat penanganan dan membuat kita fokus,” ujarnya. “Kita harus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dari dalam negeri sendiri.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....