Pemerintah Didorong Masif Bangun Infrastruktur Terintegrasi Layanan Kesehatan
- 01 Apr 2026 10:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi IX DPR RI mendorong, pemerintah pusat dan daerah membangun infrastruktur terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan
- Selain infrastruktur terintegrasi, ia menekankan, pentingnya penguatan layanan kesehatan tingkat dasar melalui optimalisasi puskesmas dan posyandu
- Jangan ada lagi warga yang kesulitan hanya karena jalan yang rusak atau akses yang terbatas
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi IX DPR RI mendorong, pemerintah pusat dan daerah membangun infrastruktur terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan. Parlemen menekankan, jangan sampai masyarakat kesulitan menjamah layanan kesehatan akibat akses jalan rusak di wilayah terpencil.
Pernyataan tegas ini, diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh. Selain infrastruktur terintegrasi, ia menekankan, pentingnya penguatan layanan kesehatan tingkat dasar melalui optimalisasi puskesmas dan posyandu.
"Serta penyediaan ambulans desa untuk menjangkau wilayah terpencil. Jangan ada lagi warga yang kesulitan hanya karena jalan yang rusak atau akses yang terbatas," kata wanita yang akrab disapa Ninik ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Politikus PKB ini menegaskan, penting sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Semua itu, demi menyelesaikan kesenjangan akses kesehatan di Indonesia, terutama daerah terpencil.
"Komisi IX DPR berkomitmen terus mengawal kebijakan dan anggaran agar lebih berpihak pada masyarakat. Khususnya, di wilayah tertinggal, serta memastikan layanan kesehatan dasar dapat diakses secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat," ucap Ninik.
Kemudian, Ninik menuturkan, pembangunan infrastruktur dan layanan kesehatan harus berpihak pada masyarakat yang paling membutuhkan. "Sehingga keselamatan dan kesejahteraan warga dapat benar-benar terjamin,” ujar Ninik.
Sebelumnya diberitakan, kondisi infrastruktur jalan yang rusak di sejumlah daerah kembali menjadi sorotan Parlemen. Tepatnya, setelah peristiwa seorang ibu melahirkan dalam perjalanan menuju puskesmas di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Selasa, 24 Maret 2026.
Akses menuju puskesmas yang rusak dan bergelombang membuat kendaraan umum sulit melintas. Jalan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan tertentu seperti mobil hardtop atau sepeda motor trail.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....