PLN Klaim Sukses Amankan Listrik saat Ramadan dan Idulfitri

  • 24 Mar 2026 11:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Ramadan dan Salat Idulfitri 1447 H
  • Sebanyak 4.429 lokasi prioritas menjadi fokus pengamanan meliputi tempat ibadah, transportasi, keramaian, pusat perbelanjaan, rumah sakit di seluruh Indonesia.
  • Status siaga kelistrikan berlangsung hingga Senin, 31 Maret 2026 dengan seluruh elemen perusahaan berkomitmen menjaga sistem tetap optimal.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) telah sukses menjaga keandalan pasokan listrik saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Indonesia Sabtu 21 Maret 2026. Keberhasilan ini mendukung kelancaran ibadah masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 di berbagai wilayah nasional.

Dalam evaluasinya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan seluruh personel telah bersiaga penuh. Demi menjaga pasokan listrik tetap andal selama pelaksanaan Salat Idulfitri.

Langkah ini mengikuti arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), agar layanan kelistrikan tetap prima sepanjang Ramadan hingga Idulfitri. “Idulfitri adalah momen kebersamaan bagi masyarakat," kata Dirut PLN Pusat, Darmawan dalam keterangan kepada RRI, Selasa 24 Maret 2026.

Potret petugas PLN saat bersiaga di salah satu masjid di Banjarbaru, Kalimantan Selatan untuk memantau keandalan listrik saat masyarakat melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, (Foto: PLN(

PLN mencatat kapasitas daya pasok nasional mencapai 51,37 gigawatt (GW) dengan beban puncak 34,77 gigawatt selama perayaan Idulfitri. Kondisi tersebut menunjukkan cadangan daya nasional masih sangat mencukupi untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional saat momen penting tersebut.

Status siaga kelistrikan berlangsung hingga Senin, 31 Maret 2026 dengan seluruh elemen perusahaan berkomitmen menjaga sistem tetap optimal. Seluruh unit PLN melaporkan kondisi kelistrikan di berbagai lokasi prioritas berada dalam keadaan aman dan terkendali.

Petugas PLN saat melakukan pengecekan genset di Masjid Agung Al A’raaf, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan berlapis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H, (Foto: PLN)

Sebanyak 4.429 lokasi prioritas menjadi fokus pengamanan meliputi tempat ibadah, transportasi, keramaian, pusat perbelanjaan, rumah sakit di Indonesia. Rinciannya mencakup 2.044 tempat ibadah, 706 titik transportasi, 439 lokasi keramaian, 426 pusat perbelanjaan, dan 814 rumah sakit.

“Lokasi-lokasi prioritas terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan kelistrikan. Kami terus melakukan pemantauan secara intensif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas pada momen Idulfitri ini dengan lancar,” ujarnya.

Di Nusa Tenggara Barat, sistem Lombok mencatat beban 326 megawatt dengan daya mampu 380 megawatt saat Salat Idulfitri. Sementara sistem Tambora di Pulau Sumbawa mencatat beban puncak 139 megawatt dengan daya mampu 188 megawatt.

“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan NTB berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama perayaan Idulfitri, termasuk saat pelaksanaan Salat Idulfitri,” ucap Sri Heny Purwanti, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam catatan dan evaluasinya.

Di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sistem kelistrikan juga dilaporkan beroperasi optimal selama perayaan Idulfitri tahun ini. Cadangan daya yang memadai mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri di seluruh wilayah Kalselteng tanpa gangguan berarti.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Kalselteng dapat berjalan dengan lancar. Sistem kelistrikan kami beroperasi optimal dan masih didukung cadangan daya yang memadai,” ucap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng), Iwan Soelistijono.

Di wilayah Banten, PLN menjaga keandalan pasokan listrik sejak malam takbir hingga pelaksanaan Salat Idulfitri berjalan lancar. Keberhasilan ini merupakan hasil kesiapsiagaan menyeluruh sejak awal masa siaga Ramadan dan Idulfitri tahun 2026.

Dalam catatan evaluasi, apresiasi datang dari pemerintah daerah Kabupaten Tangerang. Dukungan selama Ramadhan dan Idulfitri dinilai PLN telah memberikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Kami mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga pasokan listrik selama pelaksanaan Salat Idulfitri. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dalam menjalankan ibadah,” kata Bupati Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....