Beban Listrik Jakarta Turun saat Lebaran, namun PLN Tetap Siaga

  • 14 Mar 2026 02:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya sejak dini memprediksi konsumsi listrik Jakarta menurun selama libur Lebaran. Penurunan beban diperkirakan terjadi saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta, karena mudik warga.

General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menyatakan beban puncak listrik Jakarta biasanya menurun saat Lebaran. Ia mengatakan rata-rata beban puncak harian mencapai lebih dari 5.000 megawatt sebelum libur Lebaran berlangsung.

“Kalau pengalaman sebelumnya terkait Lebaran, beban puncak Jakarta Raya malah turun. Saat ini rata-rata sekitar 5.000 megawatt lebih, namun saat Lebaran puncaknya bisa turun hingga sekitar 2.000-an megawatt,” kata Andy dalam 'Media Briefing Kesiapan Pasokan Listrik Idul Fitri 1447 H' di kantornya, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.

General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin (kacamata) saat memberikan keterangan terkait kesiapan PLN selama Ramadan dan saat Lebaran 2026, Jumat, 13 Maret 2026. (Foto: RRI/Danang Sundoro)

Penurunan ini dikarenakan, berkurangnya aktivitas perkantoran dan bisnis, ketika sebagian besar warga meninggalkan Jakarta sementara waktu libur. Kondisi itu membuat kebutuhan listrik dari sektor komersial dan perkantoran di wilayah ibu kota menurun signifikan.

“Hal ini karena banyak masyarakat yang meninggalkan Jakarta menuju kampung halamannya,” ujarnya.

Namun demikian, PLN UID Jakarta Raya tetap meningkatkan kewaspadaan operasional selama periode libur Lebaran untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Perusahaan menyiagakan sejumlah unit operasional serta pos siaga guna mengantisipasi gangguan kelistrikan di wilayah Jakarta Raya.

“Kami siagakan penuh 17 unit yang tersebar di berbagai wilayah. Di kantor UID Jakarta Raya juga ada pos siaga,” kata Andy.

Andy memastikan pasokan listrik wilayah Jakarta berada dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat selama Idulfitri. Ia menyebut sistem kelistrikan PLN Jakarta Raya masih memiliki cadangan daya sehingga pelayanan listrik tetap terjaga baik.

"Pasokan listrik untuk PLN Jakarta Raya masih dalam kondisi surplus. Insaallah kami tetap fokus mengawal masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dan juga saat Idulfitri,” ujarnya.

Sebelumnnya, Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo berpesan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Idulfitri 1447 H. Darmawan meminta para pemudik memastikan seluruh peralatan listrik di rumah dalam kondisi aman, sebelum ditinggalkan.

Memastikan dan mencabut perangkat listrik seperti kompor listrik maupun setrika sangat penting untuk keamanan. Hal ini dapat mencegah risiko kebakaran selama rumah ditinggalkan.

"Kami juga ingin memberikan pesan kepada saudara-saudara kita yang mudik jangan lupa mematikan peralatan listrik. Kalau ada kompor listrik tolong dicabut, setrika tolong dicabut sehingga mudiknya bisa berjalan dengan aman," ujar Darmawan dalam Konferensi Pers Pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Hari Raya Idulfitri 2026, Kamis 12 Maret 2026.

Area Kerja PLN UID Jakarta Raya, (Foto: RRI/Danang Sundoro)

PLN Perhatian Kepada Keandalan Listrik Untuk Tempat Ibadah

PLN juga memberi perhatian khusus pada keandalan listrik tempat ibadah selama perayaan Idulfitri di wilayah Jakarta Raya. Perusahaan mengidentifikasi sekitar 590 masjid yang akan memperoleh dukungan pengamanan pasokan listrik selama kegiatan ibadah Idulfitri berlangsung.

“Ada sekitar 590 titik masjid yang kami identifikasi dan PLN support terkait keandalan kelistrikannya,” kata Andy.

PLN sebelumnya melakukan pengecekan langsung sistem kelistrikan di Masjid Istiqlal Jakarta untuk memastikan suplai listrik tetap stabil. Langkah itu dilakukan guna mendukung pelaksanaan salat Idulfitri yang diperkirakan dihadiri presiden dan sejumlah pejabat negara di lokasi.

“Khusus untuk Masjid Istiqlal, kami sudah cek langsung beberapa hari lalu untuk memastikan suplai listriknya, sehingga nanti pelaksanaan salat Idul Fitri yang kemungkinan dihadiri RI 1 dan para pejabat bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan dukungan pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini. Perusahaan mencatat terdapat 673 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU yang tersebar di berbagai titik Jakarta.

"Saat ini titik-titik SPKLU sangat banyak. Milik UID Jakarta Raya sendiri sudah ada 673 lokasi dan tersebar di beberapa titik,” katanya.

Rekomendasi Berita