Tiongkok Dukung Perdamaian Dunia dan Kerja Sama Ekologi dengan Muslim Indonesia

  • 13 Mar 2026 23:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID - Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menegaskan komitmen negaranya mendukung perdamaian dunia. Termasuk memperkuat kerja sama kemanusiaan dan pelestarian lingkungan bersama masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wang Lutong dalam kegiatan “Tadarus Ekologi, Buka Puasa Bersama dan Berbagi” yang diselenggarakan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri tokoh lintas agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, hingga komunitas profesional. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga turut hadir dalam agenda tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wang Lutong menegaskan Tiongkok selalu berkomitmen mendukung upaya perdamaian global. Di dalamnya sekaligus menghormati kebebasan beragama.

“Tiongkok akan selalu mendukung upaya damai dan perdamaian. Kami juga selalu menghormati kebebasan beragama dan melindungi umat beragama dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Wang Lutong.

Ia menambahkan negaranya terbuka untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bidang. Termasuk upaya penyelamatan lingkungan dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan Tadarus Ekologi sekaligus buka puasa bersama menjadi simbol komitmen Tiongkok. Terutama dalam mempererat hubungan dengan masyarakat Muslim Indonesia.

“Tadarus Ekologi, buka puasa bersama, dan berbagi ini merupakan bentuk komitmen nyata Tiongkok untuk hadir dan membersamai masyarakat Muslim Indonesia. Ini juga menjadi wujud keberpihakan pada kemanusiaan melalui aksi nyata berbagi,” katanya.

Dalam forum tersebut, Ketua Umum LPOI Said Aqil Siroj menyoroti pentingnya peran negara-negara yang tergabung dalam BRICS Plus yang diketuai Tiongkok, turut berkontribusi menyelesaikan berbagai persoalan global. Tidak terkecuali konflik geopolitik dan krisis lingkungan.

Ia menilai dunia saat ini menghadapi tantangan besar akibat perang dan kerusakan ekologis yang berpotensi mengancam masa depan peradaban manusia.

Selain itu, Said Aqil juga mengusulkan agar kerja sama kemanusiaan dan pelestarian lingkungan antara Indonesia dan Tiongkok dapat diperkuat melalui skema gotong royong berbasis masyarakat atau people-to-people. Caranya dengan pembentukan dana bersama (trust fund).

Ia menambahkan hubungan antara umat Muslim Indonesia dan Muslim di Tiongkok berpotensi menjadi kekuatan besar dalam menjaga stabilitas global. “Ketika muslim Indonesia dan Tiongkok saling terhubung, maka dapat menjadi penjaga peradaban kedua bangsa,” ujar Said Aqil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....