Fadli Zon Singgung Nasionalisme Penerima Beasiswa LPDP
- 07 Mar 2026 01:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengkritisi peristiwa penerima awardee LPDP beberapa waktu lalu. Menurutnya, penerima awardee LPDP tersebut tidak memiliki rasa cinta Tanah Air dan semestinya tahu diri.
la menegaskan beasiswa LPDP itu berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. Dan seharusnya prinsip beasiswa itu harusnya adalah bagi orang yang tidak mampu, tapi punya peluang untuk maju.
"Bagi saya ini nggak ada cinta Tanah Air, rasa nasionalisme gitu. Saya tahu banyak orang Indonesia yang berada di luar negeri puluhan tahun, tapi paspornya masih paspor hijau," ujarnya dalam unggahannya di akun media sosial, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.
Ia mengatakan, pada masa lalu dirinya juga merupakan pemburu beasiswa demi melanjutkan pendidikan. Sebagai anak dari tiga bersaudara yang ditinggal wafat ayahnya, ia mengaku kondisi itu mengubah jalan hidupnya.
"Jadi saya ini saya pemburu beasiswa. Kami sekeluarga itu pemburu beasiswa yang kalau tidak ada beasiswa itu mungkin nggak sanggup," ucapnya menambahkan.
Menurutnya, seharusnya ada penekanan soal nasoinalisme. Salah satunya seperti keikutsertaan pendidikan bela negara bagi para penerima beasiswa LPDP.
Baginya tidak adil jika penerima beasiswa dibiayai oleh uang rakyat, tetapi tidak memiliki rasa cinta terhadap bangsa. Ia menggarisbawahi sudah semestinya penghargaan hasil dari LPDP berupa kembali ke Indonesia untuk berkontribusi.
Namun, menurutnya juga perlu dipikirkan ekosistem untuk mewadahi para awardee. sehingga mereka memiliki ruang berkembang, berjejaring, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
"Harusnya penerima LPDP itu diberikan satu kewajiban, satu orientasi, satu training tentang kebangsaan-nasionalisme yang dilatih sedemikian rupa. Salah satunya dengan kurikulum yang baik untuk menjadi bagian yang penting nanti berkontribusi bagi bangsa dan negara," ujarnya.
Ia menilai ada banyak orang yang secara finansial sebenarnya mampu, tetapi mendaftar beasiswa LPDP. Ia menekankan LPDP sebaiknya diprioritaskan untuk calon penerima yang tidak mampu, tetapi berprestasi.
"Ini banyak sekali saya kira yang memanfaatkan itu orang-orang yang sebenarnya mampu mendapatkan atau mempunyai akses dana pribadinya. Sebaiknya LPDP itu diprioritaskan bagi orang-orang yang tidak mampu, tapi berprestasi," ucapnya.
Sebelumnya, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung nilai pengembalian dana beasiswa oleh alumni berinisial AP. Yaitu suami DS, yang menjadi perbincangan akibat unggahan media sosial.
"Kalau (uang) yang dikembalikan, masih dihitung. Kami ada datanya, ada hitung-hitungannya," kata Direktur Utama LPDP Sudarto dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 25 Februari 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....