Polri dan Bapanas Perkuat Pengawasan Tekan Harga Pangan

  • 03 Mar 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menggencarkan pengawasan untuk mencegah lonjakan harga pangan jelang Ramadan. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi Polri dan Badan Pangan Nasional.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan potensi kenaikan harga harus diawasi sejak dini. Satgas gabungan diturunkan setelah harga sempat naik pada Januari.

“Setelah kita turunkan Satgas gabungan, tren harga mulai turun,” ucapnya. Hal ini disampaikan Kapolri dalam Rapat Koordinasi Kesiapan menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta, Senin 2 Maret 2026.

Data Satgas Pangan Polri menunjukkan sebagian besar komoditas mengalami penurunan harga. Tren tersebut terjadi dibandingkan Januari sebelumnya.

Bawang putih turun 2,18 persen menjadi Rp37.684 per kilogram. Harga tersebut masih di bawah Harga Acuan Penjualan.

Bawang merah turun 1,68 persen menjadi Rp40.948 per kilogram. Minyak goreng turun 1,24 persen.

Daging sapi turun 1,02 persen. Daging ayam dan telur ayam masing-masing turun 0,91 persen dan 0,79 persen.

Beras premium turun 0,86 persen. Beras medium turun 0,02 persen.

Kapolri menginstruksikan Satgas Saber Pelanggaran Pangan menggencarkan pengawasan. Ia meminta harga tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi dan Harga Acuan Penjualan.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy memastikan pengawasan dilakukan bersama pemerintah daerah. Pemantauan menyasar seluruh rantai distribusi.

"Hingga akhir Februari, Satgas melakukan pengawasan di 28.270 titik. Pengawasan meliputi pedagang, ritel, grosir, distributor, produsen, dan agen," katanya.

Sebanyak 18.864 pedagang telah diperiksa. Selain itu 4.413 ritel, 2.804 grosir, 1.564 distributor, 405 produsen, dan 220 agen diawasi.

Satgas mengeluarkan 350 surat teguran. Terdapat 898 koordinasi pengisian stok kosong dan 35 uji laboratorium.

Selain itu terdapat satu rekomendasi pencabutan izin usaha. Tiga rekomendasi pencabutan izin edar dan empat perkara penegakan hukum dilakukan.

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman meminta penindakan tegas dilakukan. Ia menegaskan tidak boleh ada harga melebihi HET.

Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga selama Ramadan. Pengawasan akan terus diperkuat hingga Idulfitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....