KBN Perkuat Pengawasan K3 Bersama Tenant Pascainsiden di Marunda

  • 02 Mar 2026 14:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) menyatakan akan memperkuat pengawasan dan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penguatan ini akan dilakukan bersama seluruh tenant di kawasan industri menyusul insiden kecelakaan kerja di salah satu tenant di KBN Marunda, Jakarta Utara.

Langkah tersebut ditempuh sebagai bagian dari evaluasi dan komitmen peningkatan standar keselamatan di lingkungan kawasan. Setelah insiden pada Kamis, 26 Februari 2026 yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia.

"Kami manajemen PT KBN menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Serta menegaskan penghormatan terhadap proses penyelidikan yang tengah dilakukan aparat berwenang," kata Sekretaris Perusahaan PT KBN Desy Ika Sulisti lewat keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.

Sebagai pengelola kawasan, PT KBN menjelaskan operasional unit usaha tenant berada di bawah kewenangan masing-masing manajemen. Namun demikian, perusahaan memiliki peran dalam pengelolaan kawasan secara umum.

"Termasuk penyediaan infrastruktur dasar, sistem pengamanan. Serta pemantauan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan yang berlaku," kata Desy.

Desy mengatakan, ke depan, penguatan K3 akan dilakukan melalui peningkatan penerapan standar keselamatan kawasan yang tertuang dalam perjanjian kerja sama. Lalu evaluasi berbasis risiko terhadap implementasi keselamatan kerja tenant, serta peningkatan kesiapsiagaan dan respons kedaruratan.

Selain itu, PT KBN juga akan memperkuat mekanisme monitoring melalui forum koordinasi kawasan. Dan juga sosialisasi standar keselamatan kerja guna meminimalkan potensi risiko serupa.

“PT KBN menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak. Ini untuk memastikan langkah penanganan dan evaluasi dilakukan secara objektif, komprehensif, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan,” ujar Desy.

PT KBN menyatakan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tim Inafis saat penanganan awal di lokasi. Termasuk dukungan pengamanan area dan evakuasi korban.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah terlindas alat berat di KBN Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Korban diduga menjadi korban kecelakaan kerja.

"Korban bernama Gransy Hermawan (43) asal Ngawi, Jawa Tengah. Korban meninggal dunia akibat terlindas side loader (alat berat untuk angkat dan angkut Container) yang dikemudikan oleh terlapor inisial AS (36)," kata Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....