Perbaikan Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa Dipercepat jelang Mudik Lebaran

  • 02 Mar 2026 04:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di jalur strategis Pantai Utara (Pantura) hingga Tol Trans Jawa. Jalan ini merupakan jalur utama pergerakan pemudik Lebaran 2026.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut langkah tersebut ditempuh menyusul tingginya mobilitas kendaraan. Terutama di koridor Jawa yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat saat arus mudik dan balik.

Di jalur Pantura wilayah barat, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang di ruas jalan nasional. Perbaikan difokuskan agar kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan pada puncak arus mudik.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan penanganan lubang menjadi prioritas utama dan ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik. “Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 1 Maret 2026.

"Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” katanya menambahkan. Dalam jangka pendek, perbaikan dilakukan melalui metode patching atau penambalan cepat guna menjaga kelancaran lalu lintas.

Sementara untuk jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan pelapisan ulang (overlay) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik kritis. Tujuannya, agar daya tahan jalan lebih optimal.

Perhatian khusus juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan yang merupakan bagian penting koridor strategis Pantura. Ruas ini dikenal memiliki mobilitas kendaraan tinggi, terutama kendaraan logistik dan angkutan umum.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Dody.

Pekerjaan preservasi di ruas tersebut mencakup perbaikan struktur perkerasan jalan pada sejumlah segmen prioritas. Hingga akhir Februari 2026, progres fisik telah mencapai 78,89 persen, melampaui target rencana sebesar 37,66 persen.

Selain jalur nasional, pemeliharaan juga dilakukan di ruas tol utama Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol memperkuat pemeliharaan berkala di Ruas Tol Jakarta–Cikampek sebagai langkah antisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Pada 26 Februari 2026, JTT merealisasikan pekerjaan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek, mulai KM 07+500 hingga KM 71+850. Pemeliharaan juga direncanakan di 82 titik Jalur B arah Jakarta, dari KM 71+300 sampai KM 19+315, termasuk penanganan di Off Ramp Cikarang Timur.

Tak hanya penambalan, rekonstruksi jalan juga dilakukan di Off Ramp Dry Port lajur 2 sejak 27 Februari hingga 2 Maret 2026. Langkah ini ditempuh untuk memastikan struktur perkerasan tetap andal, terutama di area dengan beban lalu lintas tinggi.

Dengan percepatan perbaikan di jalur Pantura dan Tol Trans Jawa, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar dan aman. Serta nyaman bagi jutaan pemudik yang akan kembali ke kampung halaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....