Perbaikan Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa Dikebut jelang Mudik Lebaran 2026

  • 01 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mematangkan persiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2026 di berbagai jalur strategis nasional. Ruas Pantai Utara hingga tol Trans Jawa dikebut perbaikannya demi menjamin perjalanan masyarakat aman dan nyaman.

Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya mobilitas kendaraan setiap musim mudik, khususnya di koridor Pulau Jawa. Pemerintah menilai jalur tersebut menjadi tumpuan utama pergerakan masyarakat saat periode arus mudik dan balik.

Di jalur Pantura wilayah barat, Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penanganan lubang pada ruas jalan nasional. Perbaikan difokuskan agar kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik Lebaran.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan penanganan lubang menjadi prioritas utama sebelum puncak arus mudik. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah lubang berkurang dari sekitar 7.000 titik menjadi 2.500 titik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Dody dalam pernyataan tertulis, Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam jangka pendek, perbaikan dilakukan melalui metode patching atau penambalan cepat menjaga kelancaran lalu lintas. Untuk jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan overlay serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement.

Perhatian juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan sebagai bagian koridor strategis Pantura dengan mobilitas tinggi. Ruas tersebut dilintasi kendaraan logistik dan angkutan umum sehingga membutuhkan kondisi jalan mantap.

“Ruas Pemalang-Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Dody.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo saat meninjau jalur Tol Trans Jawa, Minggu, 1 Maret 2026 (Foto: dokumentasi/KemenPU)

Pekerjaan preservasi mencakup perbaikan struktur perkerasan jalan pada sejumlah segmen prioritas strategis. Hingga akhir Februari 2026, progres fisik mencapai 78,89 persen melampaui target rencana 37,66 persen.

Selain jalur nasional, pemeliharaan dilakukan pada ruas tol utama Trans Jawa menjelang mudik Lebaran. PT Jasamarga Transjawa Tol memperkuat pemeliharaan berkala di Tol Jakarta–Cikampek mengantisipasi arus mudik dan balik.

Pada 26 Februari 2026, dilakukan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek. Pemeliharaan juga direncanakan pada 82 titik Jalur B arah Jakarta termasuk Off Ramp Cikarang Timur.

Rekonstruksi jalan dilakukan di Off Ramp Dry Port lajur dua sejak 27 Februari 2026. Langkah ini memastikan struktur perkerasan tetap andal di area dengan beban lalu lintas tinggi.

Dengan percepatan perbaikan Pantura dan tol Trans Jawa, pemerintah berharap perjalanan mudik lebih lancar. Upaya tersebut diharapkan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jutaan pemudik Lebaran 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....