Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkatkan Ratusan Ribu Warga

  • 12 Feb 2026 23:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026. Untuk tahun ini dengan memberangkatkan lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai daerah di Indonesia.

Program yang melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan tersebut menyediakan moda transportasi darat, kereta api, dan laut. Secara keseluruhan, lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan.

Para pemudik akan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik menggunakan kapal laut. Flag off keberangkatan bus dijadwalkan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata mengatakan program tersebut mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan". Tema ini sebagai wujud kepedulian sosial negara melalui BUMN.

“Melalui tema ini BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat dan nyaman,” ujar Tedi, dalam keterangannya, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antar-BUMN yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan.

Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara Rohan Hafas menyampaikan, program ini sejalan dengan arahan Presiden. Agar BUMN tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara lebih efisien agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rohan.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menuturkan program tersebut bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial. “Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat,” kata Awaluddin.

Pada 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan guna memastikan keakuratan data dan mencegah pendaftaran ganda. Pendaftaran menggunakan single data Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan masing-masing BUMN. Data calon pemudik akan diverifikasi sebelum peserta menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan.

Awaluddin menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Mulai dari armada yang laik jalan, pengemudi kompeten, hingga koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....