Presiden Prabowo Panggil Menteri Rosan, Bahas Pengelolaan Aset Negara
- 21 Jun 2026 23:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Presiden Prabowo Subianto mendorong pengelolaan aset melalui percepatan transformasi BUMN dan pengembangan sektor-sektor ekonomi baru
- 2. Total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas diantaranya telah berhasil dikonsolidasikan.
- 3. Pengembangan ekonomi baru melalui penguatan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta. Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk mengelola aset negara secara lebih optimal. Pengelolaan guna menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Seskab Teddy mengatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap upaya penguatan pengelolaan aset nasional. Pengelolaan aset melalui percepatan transformasi badan usaha milik negara (BUMN).
“Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat. Pengelolaan aset melalui percepatan transformasi BUMN dan pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan nasional," kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 21 Juni 2026.
Pada pertemuan tersebut, juga membahas peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat dimaksimalkan oleh Danantara. Salah satunya melalui penguatan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
“Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga. Konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional,” kata Seskab Teddy.
Selain pengembangan sektor ekonomi baru, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat tata kelola perusahaan negara.
Menurut Seskab Teddy, dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas diantaranya telah berhasil dikonsolidasikan. Seskab Teddy menjelaskan pemerintah menargetkan 300 entitas BUMN lainnya dikonsolidasikan dalam waktu dekat.
“Proses konsolidasi dan transformasi BUMN terus berjalan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” kata Seskab Teddy menegaskan.
Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara merupakan agenda besar Presiden Prabowo agar kekayaan bangsa sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meningkatkan daya saing Indonesia, serta memastikan setiap aset negara memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....