Komisi X DPR Garansi Kuatkan Ekosistem Olahraga Futsal
- 09 Feb 2026 11:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi X DPR RI menggaransi, Parlemen mendorong penguatan ekosistem olahraga nasional, termasuk olahraga futsal Indonesia. Penguatan ekosistem tersebut, melalui dukungan kebijakan, anggaran, dan sinergi lintas sektor dengan pemerintah serta federasi olahraga.
“Kita harus memastikan para atlet dan pelatih mendapatkan dukungan berkelanjutan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui pembinaan yang konsisten, kompetisi yang sehat, dan keberpihakan kebijakan,” kata Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Politikus Golkar ini menyoroti, kerja keras Tim Nasional Futsal Indonesia atas di final AFC Futsal Asian Cup 2026. Meski sebagai runner-up seusai melawan Iran, menurutnya capaian ini merupakan prestasi bersejarah untuk futsal nasional.
“Timnas futsal Indonesia telah menunjukkan karakter, mental juara, dan kualitas permainan yang membanggakan. Mampu menahan imbang Iran hingga adu penalti di final Piala Asia,” ucap Hetifah.
Kegagalan meraih gelar juara tidak boleh dilihat sebagai kemunduran, menurutnya, melainkan modal besar untuk melangkah lebih jauh. Karena, pertama kalinya Indonesia tampil di final Piala Asia Futsal dan bahkan mencetak lima gol ke gawang Iran.
“Ini bukan akhir, justru awal dari perjalanan prestasi yang lebih besar, kita patut bangga. Hasil ini, sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan, dari sisi pembinaan atlet, kompetisi, sport science, maupun manajemen timnas," ujar Hetifah.
Diketahui, perjalanan Tim Nasional Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal/AFC Futsal Asian Cup 2026 layak mendapatkan apresiasi. Skuad Garuda mampu memberi perlawanan terbaik, meski kalah lewat drama adu penalti di partai final.
Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026, tuan rumah Indonesia sempat unggul 3-2 saat jeda pertandingan. Memasuki babak kedua, Iran berhasil menyamakan kedudukan, sebelum kedua tim menambah pundi-pundi gol dan mengubah skor menjadi 4-4.
Skor imbang bertahan hingga peluit akhir waktu normal pertandingan dibunyikan. Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu, di mana masing-masing tim menambah satu gol untuk membuat kedudukan menjadi 5-5.
Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti yang dimenangkan Iran dengan skor 5-4. Hasil tersebut memastikan Iran keluar sebagai juara Piala Asia untuk ke-14 kalinya, sekaligus memupus harapan Indonesia mengangkat trofi kemenangan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku bangga dengan kerja keras yang ditunjukkan timnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang untuk membawa Timnas sampai di titik ini.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain kami karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka telah bekerja sangat keras sejak lama bersama saya,” ujar Souto pada konferensi pers usai pertandingan.
Souto menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hal luar biasa yang tidak terpikirkan sebelumnya. Indonesia tidak hanya lolos ke final, tetapi juga mampu mencetak lima gol dan memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.
“Hari ini adalah hari untuk membicarakan betapa baiknya kami bermain dan betapa luar biasanya turnamen yang kami jalani. Kami mencetak lima gol ke gawang Iran di final, memaksa Iran mengalahkan kami hingga tendangan penalti keenam,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....