Kemkomdigi Tegaskan Pemanfaatan Agentic AI sebagai Strategi Nasional
- 29 Jan 2026 14:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mendorong pemanfaatan teknologi Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI), sebagai instrumen strategis negara. Hal itu disampaikan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kemkomdigi, Ismail dalam acara Governance Agentic AI, di Jakarta Pusat, Rabu, 29 Januari 2026.
Pemanfaatan Agentic AI itu dijelaskannya, untuk mendorong kebijakan publik yang lebih presisi, adaptif, dan berbasis data di era digital. Hal itu dinilainya, membuat pemerintah mampu membaca pola hidup digital masyarakat dan merumuskan kebijakan yang benar-benar tepat sasaran.
“Hari ini, pola hidup masyarakat terekam melalui mesin pencari, aplikasi percakapan, media sosial, hingga marketplace. Namun pemerintah justru tidak berada pada posisi yang cukup untuk membaca sumber data tersebut secara utuh," kata Ismail dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
Ditegaskan Sekjen Kemkomdigi, isu utama hal itu bukanlah pada kepemilikan data. Namun diungkapkannya adalah aksesibilitas dan kemampuan negara, membaca pola secara agregat demi kepentingan publik, tanpa melanggar privasi dan prinsip hukum.
Selain itu, Ismail juga menyoroti pentingnya Agentic AI dalam perkembangan dan ketahanan bangsa. Seperti memperkuat kedaulatan digital, membuka peluang ekonomi nasional, serta menciptakan lapangan kerja bernilai tambah bagi talenta digital Indonesia.
"Banyak solusi AI membutuhkan penyesuaian dengan konteks Indonesia. Agentic AI memberi peluang agar anak-anak bangsa ikut mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasional," ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Ismail menegaskan bahwa Kemkomdigi, terus melakukan berbagai upaya dalam pengembangan infrastruktur AI Nasional. Hal ini sebagai komitmen Kemkomdigi dalam mendukung berbagai strategi kepentingan nasional.
“Indonesia negara besar dengan kebutuhan besar. Infrastruktur AI, harus diarahkan dan diorkestrasi dengan jelas agar tidak tertinggal dan benar-benar mendukung kepentingan nasional," imbuh Sekjen Kemkomdigi, Ismail.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....