Raker dengan Kapolri, DPR Puji Kinerja Polda Riau dan Sulut
- 26 Jan 2026 16:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, JAKARTA – Inovasi Green Policing yang dikembangkan Polda Riau dan respons cepat Polda Sulut, menuai apresiasi Komisi III DPR RI. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat kerja (raker) bersama Kapolri, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi Gerindra, Muhammad Rahul menilai, Green Policing sebagai lompatan cara berpikir Polri. Menurutnya, keamanan publik juga berkaitan dengan keselamatan lingkungan.
Program Green Policing dinilai sebagai terobosan pemolisian modern yang berorientasi perlindungan lingkungan hidup. Pendekatan ini melengkapi penegakan hukum konvensional.
“Green Policing Polda Riau merupakan inovasi penting dalam pemolisian modern. Keamanan publik tidak hanya soal kriminalitas,” ujarnya.
Rahul menyebut inovasi tersebut lahir dari persoalan lingkungan di Riau. Karhutla, penambangan ilegal, dan konflik sumber daya menjadi konteks pengembangan program.
Ia juga menyoroti pendekatan budaya dan edukasi Polda Riau dalam pengamanan Pacu Jalur Sungai Kuantan. Pendekatan tersebut dinilai tidak represif.
“Pendekatan yang digunakan relevan dan edukatif. Ini menunjukkan Polri mampu membaca tantangan zaman,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka turut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polda Sulawesi Utara. Apresiasi diberikan atas respons cepat penanganan banjir bandang di Kepulauan Sitaro.
Martin menilai langkah cepat jajaran Polda Sulut membuat masyarakat terbantu. Seluruh kebutuhan warga terdampak dinilai tertangani secara bersamaan.
“Polda Sulut langsung turun ke lokasi pada hari yang sama. Kebutuhan masyarakat tereksekusi bersamaan dan sangat membantu,” ujarnya.
Selain penanganan bencana, Martin juga mengapresiasi ketegasan Polda Sulut dalam penegakan hukum. Penanganan kasus korupsi di Sulawesi Utara dinilai berjalan tuntas.
“Bukan hanya respons bencana yang kami apresiasi, tetapi juga keberanian penegakan hukum. Kasus korupsi terpantau ditangani tuntas,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....