DPR Minta Kemendiktisaintek Tetapkan Indikator Kinerja Pendidikan Tinggi
- 16 Jul 2026 13:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi X DPR meminta Kemendiktisaintek menetapkan indikator kinerja yang terukur bagi pendidikan tinggi.
- DPR menyoroti pentingnya target publikasi ilmiah, guru besar, dosen bergelar doktor, riset, dan perguruan tinggi berkelas dunia.
- Penggunaan anggaran dinilai harus diikuti capaian kinerja yang jelas sebagai dasar evaluasi dan pengawasan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi X DPR RI mendorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menetapkan indikator kinerja yang lebih terukur. Indikator tersebut dinilai penting untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan anggaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional.
Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, mengatakan kementerian perlu menetapkan target yang jelas pada berbagai indikator strategis. Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi dasar pengawasan DPR terhadap kinerja pemerintah setiap tahun.
"Apakah kita perlu menargetkan berapa target Scopus ilmiah kita, guru besar, dosen S3, perguruan tinggi kelas dunia, kemudian bagaimana pencapaiannya," ujarnya dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Kemendiktisaintek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menilai indikator kinerja tidak cukup berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus menunjukkan hasil nyata. Menurutnya, target riset, publikasi ilmiah, dan peningkatan kualitas perguruan tinggi perlu diukur secara berkala.
Pandangan serupa disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga yang meminta setiap pembiayaan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas. Ia menilai seluruh anggaran pemerintah harus berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perguruan tinggi.
"Seluruh pembiayaan itu nantinya harus menunjukkan gambaran terhadap capaian. Seluruh pengeluaran kita harus menunjukkan indikator pencapaian," ujarnya.
Komisi X DPR RI berharap penyusunan indikator kinerja yang terukur dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan tinggi. Langkah tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....