Simak Lima Tahapan Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2026

  • 02 Des 2025 10:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Kesehatan kembali membuka seleksi petugas kesehatan haji untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Seleksi petugas kesehatan haji ini menjadi salah satu tahap penting dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

Proses ini dilakukan untuk memastikan jemaah mendapatkan layanan kesehatan terbaik selama berada di tanah suci. Karena itu, pelamar harus melalui serangkaian penilaian yang ketat dan terukur.

Pendaftaran ini telah dibuka pada 27 November hingga 3 Desember 2025, melalui laman resmi daftarin.kemkes.go.id. Berikut adalah empat tahapan utama dalam proses seleksi petugas kesehatan haji:

1. Pendaftaran Online

Tahap awal yang harus dilakukan oleh calon peserta adalah pendaftaran. Proses ini dilakukan secara daring (online) melalui laman resmi daftarin.kemkes.go.id.

Calon peserta diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dan memastikan semua persyaratan administrasi telah terpenuhi sebelum batas waktu pendaftaran.

2. Tes Wawasan Kesehatan Haji

Tes Wawasan Kesehatan Haji ini menilai pemahaman calon petugas mengenai prinsip kesehatan dalam penyelenggaraan haji. Ujian ini mencakup risiko jemaah, prosedur pelayanan, dan alur rujukan medis selama operasional.

3. Pemeriksaan Kesehatan dan Tes Kebugaran

Setelah dinyatakan lolos pada tahap sebelumnya, selanjutnya peserta akan mengikuti pemeriksaaan kesehatan dan tes kebugaran. Tahapan seleksi ini yang memastikan calon petugas berada dalam kondisi fisik dan mental prima.

Tahapan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, tes kebugaran jasmani, serta evaluasi kemampuan fisik untuk menghadapi tekanan saat bertugas. Ini penting karena petugas kesehatan haji akan bekerja di lingkungan padat, cuaca ekstrem, dan menghadapi jemaah dengan berbagai risiko kesehatan.

Sehingga, hasil pemeriksaan menentukan kelayakan peserta melanjutkan ke tahap pelatihan dan penugasan di Tanah Suci. Calon petugas yang lulus tahapan ini diharapkan siap memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi jemaah haji.

4. Validasi Dokumen dan Wawancara

Pada tahapan ini, bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi dan kompetensi calon petugas kesehatan haji. Berkas seperti ijazah, sertifikat keahlian, dan dokumen pendukung lainnya akan diperiksa lagi secara teliti.

Peserta juga akan menjalani sesi wawancara untuk menguji pengetahuan, motivasi, serta kesiapan mental menghadapi tugas di Tanah Suci. Tahapan ini menjamin petugas memenuhi syarat administrasi serta memiliki integritas dan komitmen tinggi melayani jemaah haji.

5. Diklat dan Penetapan Petugas Kesehatan Haji

Ini merupakan tahap akhir dalam proses seleksi, peserta yang dinyatakan lulus mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Di sini peserta akan mendapatkan pembekalan mendalam mengenai manajemen kesehatan haji prosedur pelayanan jemaah, dan penanganan kasus risiko tinggi.

Setelah menyelesaikan Diklat, peserta resmi ditetapkan sebagai Petugas Kesehatan Haji dan siap diberangkatkan ke Arab Saudi. Tahap ini memastikan petugas memiliki kompetensi, kesiapan fisik, dan mental optimal untuk memberikan pelayanan terbaik jemaah haji.

Para peserta diminta selalu memastikan memperoleh informasi dari laman resmi agar terhindar dari penipuan. Proses seleksi petugas kesehatan haji ini tidak dipungut biaya apapun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....