Ini Tata Cara Daftar jadi Penggerak HAM 2026
- 13 Jun 2026 04:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian HAM membuka pendaftaran Penggerak HAM 2026 secara daring pada 20-24 Juni 2026 melalui laman resmi rekrutmen.
- Program Penggerak HAM diharapkan memperkuat budaya sadar HAM di desa, kelurahan, dan kampung seluruh Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) membuka pendaftaran Penggerak HAM Tahun 2026 mulai 20-24 Juni 2026. Program ini menyediakan 200 formasi yang akan ditempatkan pada desa, kelurahan, dan kampung binaan sadar HAM di seluruh Indonesia.
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi yang telah disediakan Kementerian HAM. Pelamar tidak perlu datang langsung ke kantor kementerian untuk mengikuti proses seleksi awal.
Sebelum mendaftar, peserta diminta memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Dokumen yang tidak lengkap berpotensi menggugurkan proses seleksi administrasi.
Berikut langkah pendaftaran Penggerak HAM 2026 mengutip laman Kementerian HAM RI:
- Mengakses laman rekrutmen Penggerak HAM melalui tautan berikut: https://rekrutmen-penggerakham.kemenham.go.id/Penggerakham/pendaftaran
- Membuat akun pendaftaran sesuai identitas diri.
- Mengisi data pribadi dan data domisili secara lengkap.
- Mengunggah dokumen persyaratan yang diminta.
- Memastikan seluruh data telah benar sebelum dikirim.
- Mengirim formulir pendaftaran secara daring.
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melakukan seleksi administrasi pada 25-30 Juni 2026. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 1 Juli 2026.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang HAM dalam bentuk esai. Tahapan berikutnya adalah wawancara sebelum penetapan peserta yang dinyatakan lulus.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian HAM. Sementara informasi lengkap mengenai rekrutmen tersedia pada laman publikasi resmi berikut: https://kemenham.go.id/publikasi/pengumuman-rekrutmen-penggerak-ham-2026
Program Penggerak HAM diharapkan mampu memperkuat budaya sadar HAM di tingkat desa dan kelurahan. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun penghormatan terhadap hak asasi manusia di lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....