Bahasa Daerah di Indonesia Terus Menyusut, BRIN Dorong Revitalisasi

  • 21 Feb 2025 20:05 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat, ada sekitar 726 bahasa daerah yang masih digunakan oleh masyarakat di Indonesia sampai saat ini. Namun bahasa ini perlahan mengalami kemunduran karena berbagai faktor, diantaranya migrasi penduduk, pemekaran wilayah dan dominasi bahasa mayoritas.

Menurut BRIN, agar bahasa daerah tidak mengalami kepunahan, dibutuhkkan konservasi, revitalisasi, dokumentasi yang sistematis dan edukasi tentang pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan bahasa daerah. Perubahan pola komunikasi dan modernisasi turut berperan membuat penggunaan bahasa daerah semakin berkurang dan terancam hilang.

Namun konservasi bahasa daerah memiliki tantangan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti aspek linguistik, sosial, ekonomi dan budaya. Adanya dominasi bahasa mayoritas, stigma sosial terhadap penggunaan bahasa daerah dan kurangnya dokumentasi juga menjadi beberapa faktor yang mengakibatkan kemunduran berbagai bahasa daerah di Indonesia.

Para periset BRIN mengingatkan pentingnya perhatian dan upaya serius dari berbagai pihak, sehingga bahasa daerah yang ada tidak sampai punah pada masa mendatang. Pemerintah, akademisi dan masyarakat perlu menyusun kebijakan untuk pelestarian bahasa yang lebih efektif.

Selain itu, integrasi bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan, pengembangan media yang menggunakan bahasa daerah dan dokumentasi bahasa melalui penelitian linguistik yang luas juga dapat mendukung kelestarian bahasa daerah. Dengan adanya berbagai kebijakan ini, bahasa daerah tidak mengalami kepunahan dan dapat diwariskan untuk generasi berikutnya. (JR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....