Chelsea Didenda £10 Juta usai Langgar Aturan Transfer Pemain

  • 31 Jul 2026 21:47 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Chelsea dijatuhi denda sebesar 10 juta poundsterling atau sekitar Rp220 miliar setelah terbukti melanggar aturan terkait pembayaran kepada agen dalam sejumlah transfer pemain yang berlangsung pada periode 2009 hingga 2022. Selain itu, klub Liga Inggris tersebut juga dikenai larangan sementara mendaftarkan pemain baru selama dua bursa transfer.

Dilansir dari BBC, sanksi tersebut dijatuhkan setelah pemilik baru Chelsea, Todd Boehly dan Clearlake Capital, melaporkan secara sukarela sebanyak 74 dugaan pelanggaran aturan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) saat proses akuisisi klub pada tahun 2022. Pelaporan mandiri itu menjadi salah satu faktor yang meringankan hukuman.

Dalam hasil investigasi, Chelsea mengakui telah melakukan pembayaran rahasia senilai sekitar 47 juta poundsterling kepada agen yang tidak terdaftar serta sejumlah pihak ketiga dalam proses transfer pemain sepanjang 2011 hingga 2018. FA menyatakan penyelidikan terhadap individu yang terlibat dalam kasus tersebut masih terus berlangsung.

Semula, komisi regulasi FA menetapkan denda sebesar 26 juta poundsterling. Namun, besaran sanksi dikurangi secara bertahap karena kerja sama penuh Chelsea selama proses investigasi, pengakuan bersalah lebih awal, serta mempertimbangkan sanksi yang sebelumnya telah dijatuhkan oleh UEFA dan Liga Inggris. Dengan demikian, nilai akhir denda ditetapkan menjadi 10 juta poundsterling.

Komisi regulasi FA menilai langkah Chelsea melaporkan sendiri pelanggaran yang ditemukan merupakan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, dalam putusannya disebutkan bahwa tanpa pelaporan tersebut, pelanggaran kemungkinan besar tidak akan pernah terungkap.

Selain denda finansial, Chelsea sebelumnya juga dijatuhi pengurangan enam poin di kompetisi domestik. Namun, sanksi tersebut ditangguhkan hingga 30 Juni 2027 dan akhirnya dibatalkan setelah klub mengajukan banding. Sementara itu, larangan mendaftarkan pemain baru akan berlaku secara bersyarat sesuai ketentuan yang ditetapkan FA.

FA menegaskan bahwa hukuman tersebut bertujuan menjaga integritas kompetisi sekaligus memberikan efek jera bagi klub lain agar mematuhi regulasi transfer pemain. Dana hasil pembayaran denda Chelsea juga akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan sepak bola akar rumput di Inggris.

Kasus ini turut menjadi bagian dari rangkaian pelanggaran administratif yang terjadi pada masa kepemilikan Roman Abramovich. Sebelumnya, pada Maret 2026, Chelsea juga menerima larangan mendaftarkan pemain akademi selama sembilan bulan serta denda sebesar 750 ribu poundsterling terkait pelanggaran pendaftaran pemain akademi pada periode 2019 hingga 2022.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....