Kontroversi Penalti Warnai Kemenangan FC Porto atas Arouca

  • 28 Feb 2026 15:22 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - FC Porto meraih kemenangan penting atas FC Arouca pada Jumat 27 Februari 2026 di Estádio do Dragão dalam laga pekan ke-24 Primeira Liga. Namun, hasil akhir tersebut dibayangi keputusan penalti kontroversial yang memicu perdebatan luas.

Laga baru berjalan 14 detik ketika Oskar Pietuszewski membuka keunggulan tuan rumah. Gol kilat itu langsung mengubah ritme pertandingan dan membuat Porto tampil lebih percaya diri di hadapan publik sendiri.

Dilansir dari noticiasaominuto, meski kebobolan di awal pertandingan namun Arouca tidak tinggal diam. Pada babak kedua, Nais Djouahra mencetak gol penyama kedudukan lewat penyelesaian akurat yang tak mampu dibendung kiper Diogo Costa.

Pertandingan semakin memanas memasuki menit akhir. Wasit Iancu Vasilica menunjuk titik putih dalam situasi yang dinilai banyak pihak minim kontak. Keputusan tersebut tetap disahkan meski melalui tinjauan VAR, memicu protes keras dari kubu tim tamu.

William Gomes yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membawa Porto kembali unggul 2-1. Tak lama berselang, ia juga berperan dalam proses gol yang dicetak Terem Moffi, memastikan kemenangan bagi tim berjuluk The Dragons.

Penampilan William Gomes mendapat sorotan khusus. Masuk sebagai pemain pengganti, ia mampu mengubah jalannya pertandingan sesuai harapan pelatih Francesco Farioli.

Di sisi lain, Nais Djouahra kembali menunjukkan ketajamannya. Golnya menjadi bukti kemampuan Arouca dalam mengembangkan pemain potensial yang mampu memberi ancaman nyata bagi tim besar.

Namun, performa lini depan Porto juga menuai kritik. Absennya Samu akibat cedera membuat beban bertumpu pada Deniz Gul. Striker asal Turki itu kembali tampil kurang efektif sebelum akhirnya digantikan, sementara gol Moffi dinilai memberi opsi baru bagi Farioli di lini serang.

Dari sisi taktik, Farioli sebenarnya memulai laga dengan strategi agresif yang membuahkan gol cepat. Akan tetapi, kegagalan memaksimalkan sejumlah peluang membuat Porto harus berjuang hingga menit akhir untuk mengunci kemenangan.

Sementara itu, pelatih Arouca, Vasco Seabra, menilai timnya terlambat panas. Gol cepat Porto membuat strategi awal berantakan, meski respons di babak kedua menunjukkan potensi yang sebenarnya bisa mereka tampilkan sejak awal laga.

Kontroversi penalti menjadi sorotan utama usai pertandingan. Banyak pihak menilai keputusan tersebut berpengaruh langsung terhadap hasil akhir serta peta persaingan di klasemen. Perdebatan ini kembali menyoroti kualitas perwasitan di kompetisi sepak bola Portugal musim ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....