PSG Samai Rekor Ajax dan Madrid di Liga Champions

  • 31 Mei 2026 19:04 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Paris Saint-Germain (PSG) kembali mencatatkan sejarah setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai mengalahkan Arsenal di partai final. Kemenangan tersebut membuat klub asal Prancis itu menyamai rekor legendaris yang telah bertahan lebih dari 50 tahun.

Melansir dari Goal.com, PSG menjadi tim ketiga dalam sejarah yang mampu meraih gelar liga domestik dan Liga Champions dalam dua musim berturut-turut. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya mampu dilakukan oleh tim legendaris Real Madrid pada era 1950-an dan Ajax Amsterdam pada awal 1970-an.

Keberhasilan ini semakin menegaskan dominasi PSG di level domestik maupun Eropa. Dalam dua musim terakhir, skuad asuhan Luis Enrique berhasil menguasai Ligue 1 sekaligus menjadi penguasa kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru.

Final Liga Champions berlangsung sengit di Budapest. Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz sebelum Ousmane Dembele menyamakan kedudukan untuk PSG. Skor imbang bertahan hingga babak perpanjangan waktu dan memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.

Pada momen krusial tersebut, tendangan Gabriel Magalhaes gagal berbuah gol setelah melambung di atas mistar gawang. PSG akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-3 dan memastikan trofi Liga Champions kembali mereka pertahankan.

Data pertandingan menunjukkan Arsenal tampil sangat disiplin dalam bertahan meski kalah dalam penguasaan bola. Tim asuhan Mikel Arteta hanya mencatatkan 24,7 persen penguasaan bola sepanjang laga, yang disebut sebagai angka terendah dalam final Liga Champions sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 2004.

Keberhasilan mempertahankan trofi juga membuat PSG menjadi salah satu klub yang mampu mencatatkan gelar beruntun di era Liga Champions. Prestasi tersebut semakin memperkuat status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengaku bangga dengan perjuangan timnya sepanjang musim. Menurutnya, gelar tersebut terasa lebih istimewa karena diraih melalui pertandingan final yang sangat ketat dan penuh tekanan.

Kesuksesan ini juga menambah koleksi prestasi pribadi Enrique. Pelatih asal Spanyol itu kini masuk dalam daftar pelatih elite yang berhasil memenangkan tiga atau lebih trofi Piala Eropa, sejajar dengan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Bob Paisley, Zinedine Zidane, serta Pep Guardiola.

Dengan skuad yang relatif muda dan performa yang terus berkembang, PSG kini berpeluang melanjutkan dominasinya di Eropa dan membangun era kejayaan baru yang sejajar dengan klub-klub legendaris sepanjang sejarah sepak bola.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....