Kabut Asap Melanda Mimika, DPRK Dorong Pembagian Masker bagi Masyarakat
- 28 Sep 2026 15:44 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno, pada Senin 28 September 2026, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan meningkatkan edukasi kepada masyarakat menyusul munculnya kabut asap di wilayah Mimika dalam beberapa hari terakhir.
Mariunus mengatakan, kondisi kabut asap yang cukup tebal mulai terjadi pada Sabtu dan perlu menjadi perhatian pemerintah karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Ia menilai, paparan asap dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama pada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi kabut asap.
Karena itu, Mariunus berharap Dinas Kesehatan tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Salah satu langkah yang dinilai dapat dilakukan adalah pengadaan dan pembagian masker kepada masyarakat, terutama kelompok yang rentan terpapar asap.
“Lebih baik Dinas Kesehatan memberikan edukasi kepada masyarakat supaya ketika keluar rumah menggunakan masker. Kalau pemerintah bisa membagikan masker, kenapa tidak dilakukan?” ujar Mariunus.
Ia juga meminta agar pembagian masker menyasar sekolah-sekolah, sehingga para siswa dan siswi dapat terlindungi saat mengikuti kegiatan belajar dalam kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap.
“Terutama sekolah-sekolah, siswa-siswi harus menjadi perhatian. Masker bisa dibawa dan dibagikan langsung ke sekolah-sekolah,” katanya.
Selain berdampak terhadap kesehatan, Mariunus menyebut kabut asap juga berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan dari dan menuju Mimika apabila jarak pandang menurun.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan penerbangan mengalami keterlambatan hingga pembatalan menuju sejumlah daerah, seperti Jayapura dan Biak.
Mariunus berharap pemerintah daerah bersama dinas terkait segera mengambil langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap, termasuk memastikan ketersediaan masker bagi masyarakat.
“Jadi bukan hanya imbauan, tetapi kalau bisa ada pengadaan masker dan dibagikan kepada masyarakat,” pungkasnya.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....