APBD Perubahan Mimika Tak Hanya Fokus di Fisik,Kegiatan Prioritas Jadi Perhatian

  • 21 Sep 2026 12:35 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob mengatakan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Perubahan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika telah selesai dilaksanakan.

Menurut Johannes, pembahasan tersebut dilakukan sesuai dengan undangan DPRK Mimika. Setelah tahapan pembahasan selesai, proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan agenda penetapan melalui rapat paripurna DPRK Mimika.

"APBD Perubahan sesuai dengan undangan dari DPRK, itu kan nanti yang mengatur paripurnanya dari DPRK Mimika," kata Johannes, pada Senin 21 September 2026.

Ia menyampaikan, DPRK Mimika telah memberikan undangan untuk pelaksanaan penetapan APBD Perubahan yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.

Johannes menjelaskan, perubahan dalam APBD memungkinkan terjadinya pergeseran anggaran, baik berupa kenaikan, tetap, maupun penurunan, sesuai dengan hasil pembahasan yang dilakukan bersama DPRK.

"Namanya juga perubahan, perubahan itu pasti ada pergeseran, ada kenaikan, ataupun tetap, atau mungkin penurunan," ujarnya.

Meski tidak menyebutkan besaran anggaran dalam APBD Perubahan, Johannes mengatakan terdapat sejumlah pergeseran anggaran yang dilakukan untuk memberikan perhatian terhadap kegiatan yang dinilai prioritas.

"Tapi biasanya penurunan tidak, minimal tetap," katanya.

Lebih lanjut, Johannes mengatakan pemerintah daerah masih melakukan pembahasan internal terhadap sejumlah usulan dari Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, khususnya kegiatan yang dinilai prioritas tetapi belum terakomodasi dalam pembahasan sebelumnya.

Ia menegaskan, penyesuaian anggaran tersebut tidak diarahkan untuk pembangunan fisik. Pemerintah lebih memfokuskan anggaran pada kegiatan prioritas yang belum terlaksana.

"Tidak ada fisik, pokoknya tidak ada fisik. Yang kita ini kan adalah perhatian untuk kegiatan-kegiatan yang memang prioritas yang belum dilaksanakan," jelasnya.

Johannes menambahkan, pemerintah belum merinci kegiatan apa saja yang akan mendapat penyesuaian anggaran. Ia menyebut kebutuhan tersebut dapat mencakup berbagai bidang, termasuk kepegawaian dan kebutuhan pemerintahan lainnya.

"Tidak spesifik apa saja, terkait kepegawaian, terkait.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....