Hari Kedua Sistem Ganjil-Genap Khusus Pertalite, Antrean di Mimika Mulai Longgar
- 08 Sep 2026 13:04 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian Pertalite di Kabupaten Mimika mulai menunjukkan dampak terhadap panjang antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani, mengatakan masyarakat mulai memahami aturan yang diberlakukan setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi selama kurang lebih satu pekan.
Menurut Sabelina, pada hari pertama dan kedua penerapan, masih ditemukan sejumlah kendaraan yang datang tidak sesuai dengan ketentuan nomor polisi. Namun, pengendara yang tidak sesuai diarahkan untuk keluar dari barisan agar tidak menghambat kendaraan lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag Mimika, Lamberth Nunaki, mengatakan penerapan sistem ganjil-genap secara efektif dimulai sejak Senin, 7 September 2026, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Mimika.
Lamberth menyebut, pada hari pertama penerapan untuk kendaraan dengan nomor polisi ganjil, kondisi di sejumlah SPBU relatif aman dan tertib. Bahkan, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIT, antrean kendaraan mulai terlihat longgar.
Kondisi serupa juga terlihat pada hari kedua penerapan bagi kendaraan dengan nomor polisi genap. Di sejumlah SPBU, antrean kendaraan mulai berkurang sejak sekitar pukul 08.00 WIT dan pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIT antrean di badan jalan sudah tidak terlihat.
Lamberth menjelaskan, salah satu kendala yang masih ditemukan adalah adanya kendaraan yang menggunakan barcode lama, terutama kendaraan yang mengalami perubahan nomor polisi dari PA menjadi PT.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas tetap melakukan pelayanan berdasarkan barcode dengan meminta pengendara menunjukkan STNK. Data kendaraan yang mengalami perubahan nomor polisi akan didata dan diidentifikasi untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Pertamina dan pihak terkait.
Salah seorang sopir, Yos Kenama, menilai penerapan sistem ganjil-genap cukup efektif karena antrean kendaraan menjadi lebih pendek dan tidak terlalu mengganggu aktivitas lalu lintas. Ia mengatakan kondisi tersebut berbeda dengan sebelum aturan diterapkan, ketika antrean kendaraan dapat mengular hingga menyulitkan akses menuju SPBU.
Sementara itu, warga lainnya, Toding, mendukung penerapan sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda empat. Namun, ia berharap pengelola SPBU dapat menambah petugas pada jalur pengisian agar seluruh fasilitas pengisian dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak terjadi penumpukan kendaraan di dalam maupun di luar area SPBU.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....