Dinkes Papua Tengah Perkuat Penanganan Skabies di Mewoluk
- 02 Sep 2026 09:37 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah memperkuat penanganan kasus infeksi kulit di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, menyusul laporan meningkatnya keluhan skabies dan komplikasi pioderma di wilayah tersebut.
Respons dilakukan melalui koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya untuk memastikan pelayanan medis dan ketersediaan obat bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan dari lapangan, kasus skabies yang sebelumnya ditemukan di tingkat puskesmas dilaporkan berkembang pada sebagian pasien menjadi pioderma, yakni infeksi kulit sekunder yang ditandai dengan kondisi luka atau peradangan bernanah.
Kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan penanganan di Rumah Sakit Mulia. Tingginya kebutuhan pengobatan bahkan membuat rumah sakit melakukan pengadaan salep Permetrin beberapa kali sebagai salah satu obat untuk menangani skabies.
Tim Medis Disiapkan ke Mewoluk
Sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan, Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya bersama Puskesmas Mewoluk telah membentuk Tim Pelayanan Kesehatan.
Tim tersebut akan melakukan skrining dan penanganan medis secara langsung di Distrik Mewoluk. Langkah ini diharapkan dapat membantu menemukan dan menangani kasus sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi komplikasi.

Pasien yang ditemukan mengalami kondisi lebih berat atau telah mengalami komplikasi pioderma akan mendapatkan penanganan lanjutan melalui mekanisme rujukan ke Rumah Sakit Mulia.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah juga merespons kebutuhan tambahan obat-obatan yang diajukan dari wilayah Puncak Jaya. Tim Farmasi Dinkes Papua Tengah telah berkoordinasi dengan Instalasi Farmasi Kabupaten Puncak Jaya untuk memastikan kebutuhan medis dapat dipenuhi.
Logistik Permetrin Disiapkan
Pasokan salep Permetrin dan sejumlah obat pendukung lainnya telah disiapkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah. Pengiriman logistik dilakukan melalui jalur ekspedisi untuk selanjutnya diterbangkan menuju Puncak Jaya.
Pengiriman sempat menghadapi kendala setelah penerbangan menuju Puncak Jaya pada Rabu, 2 September 2026, dibatalkan. Namun, logistik yang telah disiapkan telah diambil pihak ekspedisi untuk diamankan di kargo dan dijadwalkan diberangkatkan melalui penerbangan pertama pada Kamis, 3 September 2026.
Dinas Kesehatan Papua Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat koordinasi agar kebutuhan obat tidak menjadi hambatan dalam penanganan pasien.
Respons tersebut diarahkan untuk menekan peningkatan kasus skabies, mencegah perkembangan infeksi menjadi pioderma, serta memastikan masyarakat di wilayah Mewoluk tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan dan pengobatan yang dibutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....