TNI dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla Waroki Nabire
- 21 Agt 2026 21:40 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Waroki, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, terus dilakukan secara intensif.
TNI bersama pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke kawasan permukiman maupun wilayah sekitarnya.

Sebanyak 95 personel TNI dikerahkan dalam operasi penanganan Karhutla pada Jumat (21/8/2026). Pasukan gabungan tersebut diterjunkan untuk memadamkan titik api sekaligus melakukan pengawasan terhadap area yang memiliki potensi kembali terbakar.
Operasi lapangan dipimpin Letkol Inf. Adri Asmara Yudha, selaku Kasi Ops Korem 173/PVB. Sebelum menuju lokasi, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Pasi Ops Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf. Marselus.
Apel tersebut menjadi tahapan awal untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan sebelum tim bergerak menuju kawasan Karhutla di Waroki.

Tidak lama setelah apel, pasukan diberangkatkan menuju lokasi. Setibanya di titik kebakaran, personel TNI langsung bergabung dengan Tim Damkar Nabire dan BPBD Provinsi Papua Tengah untuk menghadapi sejumlah titik api yang masih aktif.
Kondisi di lapangan membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan berkelanjutan. Petugas tidak hanya berupaya memutus kobaran api, tetapi juga mengantisipasi kemungkinan api menjalar akibat masih adanya bara di kawasan yang telah terbakar.

Pemadaman dilakukan secara intensif hingga malam hari. Fokus utama tim adalah melokalisasi sumber api, mencegah perluasan area terdampak, serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap terkendali.
Kerja keras tim gabungan menunjukkan perkembangan positif. Sekitar pukul 20.02 WIT, kondisi sumber api di Kampung Waroki dilaporkan mulai kondusif.
Namun, kondisi tersebut tidak langsung membuat seluruh personel meninggalkan lokasi. Tim tetap melakukan penyisiran di sejumlah bagian kawasan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penanganan Karhutla Waroki menjadi salah satu contoh pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi bencana kebakaran lahan. TNI bersama Damkar Nabire dan BPBD Papua Tengah bekerja secara terpadu agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Dukungan sejumlah kendaraan operasional pemadaman turut membantu petugas dalam menjangkau titik-titik yang membutuhkan penanganan di lapangan.

Kolaborasi tersebut diperlukan mengingat kebakaran lahan dapat berkembang dengan cepat apabila kondisi lingkungan mendukung penyebaran api. Karena itu, selain pemadaman, pengawasan terhadap area terdampak menjadi bagian penting dari operasi.
Setelah seluruh rangkaian pemadaman dan penyisiran selesai dilakukan, sekitar pukul 20.22 WIT, tim melaksanakan konsolidasi sebelum bergerak kembali menuju Makodim 1705/Nabire.
Meski api telah mulai terkendali, kewaspadaan tetap diperlukan. Area yang sebelumnya terbakar masih harus dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali bara atau titik api baru.
Penanganan Karhutla di Waroki menunjukkan bahwa respons cepat dan kerja bersama antarinstansi sangat dibutuhkan ketika kebakaran berpotensi mengancam lingkungan dan masyarakat.
Sinergi TNI, Damkar dan BPBD diharapkan mampu menjaga kondisi Waroki tetap aman sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.
Pemantauan lanjutan juga menjadi langkah penting untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menimbulkan ancaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....